MUARA TEWEH– Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah, menyoroti maraknya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilainya dapat berdampak negatif jika tidak disertai pengawasan ketat dari orang tua. Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menekankan bahwa peran aktif keluarga sangat krusial di era digital.
Menurut Wardatun, gadget bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, perangkat ini membawa manfaat besar sebagai sarana pembelajaran, namun di sisi lain, ia dapat menjadi gerbang menuju kecanduan yang merampas waktu dan kreativitas anak. “Pada saat kecanduan gadget, itu bisa mempengaruhi kreativitas anak. Dari itu, pengawasan dari orang tua sangat penting untuk diperhatikan,” ujarnya, 4 Desember 2025.
Ia menjelaskan, tanpa pendampingan yang memadai, anak-anak akan cenderung bebas memilih tontonan dan permainan yang mereka sukai. Kebebasan inilah yang berisiko tinggi membuat mereka lupa waktu, ketagihan, dan akhirnya mengabaikan berbagai aktivitas bermanfaat lainnya seperti belajar, bermain di luar, dan bersosialisasi.
Wardatun tidak menampik bahwa gadget juga memiliki sisi positif yang dapat dimanfaatkan. Melalui konten-konten edukatif seperti video pembelajaran dan tutorial kreativitas, gadget justru dapat mendorong anak untuk belajar hal-hal baru. “Seperti video terkait pembelajaran, kreativitas, atau hal-hal positif lainnya, itu bagus. Namun, yang perlu ditekankan adalah tetap adanya pengawasan orang tua,” katanya menegaskan.
Oleh karena itu, ia mendorong para orang tua untuk tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai edukator yang cerdas. Memberikan pemahaman tentang batasan dan membuat jadwal penggunaan gadget adalah langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan. “Hal yang perlu kita tekankan pentingnya belajar dibanding hanya bermain gadget. Selalu awasi apa yang mereka lakukan,” pesannya.
Dengan komitmen bersama antara orang tua dan lingkungan, Wardatun berharap gadget dapat difungsikan sebagai alat bantu belajar yang positif, bukan sebagai candu yang menghambat tumbuh kembang generasi penerus bangsa di Barito Utara. (Arnold/red)
Tidak ada komentar