MUARA TEWEH– Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan wujud nyata kedaulatan daerah di sektor pangan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respon atas program prioritas pemerintah pusat yang menekankan pada kemandirian pangan nasional.
Sebagai wakil rakyat, Ardianto menilai bahwa kondisi geografis dan kesuburan tanah di Barito Utara memberikan peluang besar untuk mencapai swasembada pangan. Namun, ia mengingatkan bahwa peluang tersebut harus diiringi dengan political will yang kuat dari pemerintah daerah.
“Kami mendesak pemerintah daerah untuk tidak setengah-hati dalam mewujudkan swasembada pangan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian dan stabilitas ekonomi daerah,” tegas Ardianto dalam keterangan persnya, 9 Desember 2025.
Lebih lanjut, Ardianto memaparkan bahwa program swasembada pangan harus diimplementasikan secara bertahap dan terukur. Ia menekankan pentingnya pendekatan dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan produksi, penguatan distribusi, hingga stabilisasi harga di tingkat konsumen.
“Tidak cukup hanya fokus pada peningkatan produksi. Aspek distribusi dan pemasaran juga harus menjadi perhatian serius agar hasil pertanian dapat dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Ardianto juga mendorong inovasi di sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern. Menurutnya, mekanisasi pertanian, sistem irigasi yang efisien, dan aplikasi digital untuk pemasaran dapat menjadi game changer dalam mempercepat target swasembada pangan.
“Era digital menuntut kita untuk beradaptasi. Teknologi pertanian modern bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Ardianto menegaskan komitmennya untuk mendorong terbitnya peraturan daerah yang mendukung swasembada pangan. Dengan regulasi yang berpihak dan implementasi yang konsisten, ia yakin Barito Utara dapat menjadi contoh keberhasilan ketahanan pangan di tingkat regional.
“Swasembada pangan adalah harga diri kita sebagai daerah agraris. Mari buktikan bahwa Barito Utara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” tutupnya. (Arnold/red)
Tidak ada komentar