MUARA TEWEH – Suasana kekeluargaan masih terasa hangat di Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, saat Anggota DPRD setempat, H Taufik Nugraha, menggelar kegiatan reses pada Kamis (26/3/2026). Momen pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah ini dimanfaatkan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I itu untuk turun langsung mendengar suara warganya.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh antusiasme itu, warga tak menyia-nyiakan kesempatan. Beragam kebutuhan prioritas disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga dukungan sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian mereka.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan agar pembangunan akses jalan tembus yang menghubungkan Desa Sei Rahayu I menuju Desa Rimba Sari segera dilanjutkan. Warga menilai keberadaan jalur ini sangat krusial untuk memperlancar mobilitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian ke pasar.
Tak hanya soal jalan, para petani setempat juga menyuarakan kebutuhan mendesak akan bantuan bibit unggul—baik padi, jagung, maupun kelapa sawit—serta ketersediaan pupuk. Mereka berharap hal ini dapat mendongkrak produktivitas lahan pertanian yang selama ini menjadi tumpuan hidup.
Menanggapi masukan tersebut, H Taufik Nugraha menegaskan bahwa kegiatan reses adalah kewajiban bagi anggota legislatif untuk memastikan program pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait lanjutan pembangunan jalan tembus Sei Rahayu I menuju Rimba Sari serta dukungan bibit dan pupuk bagi petani akan menjadi perhatian. Ini akan kami perjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah,” ujar Taufik dengan tegas.
Politisi yang akrab disapa warga itu menjelaskan, infrastruktur dan pertanian adalah dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan dalam upaya meningkatkan perekonomian desa. Menurutnya, jalan yang memadai akan memperlancar distribusi hasil tani, sementara bibit unggul dan pupuk yang cukup akan meningkatkan hasil produksi petani.
“Kami berharap aspirasi masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti. Jangan sampai pembangunan hanya berjalan di atas kertas, tapi manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tambahnya.
Kegiatan reses yang berlangsung dalam format dialog terbuka ini menjadi bukti komitmen wakil rakyat untuk menjemput bola, bukan sekadar menunggu keluhan di gedung dewan. Warga pun berharap, berbagai usulan yang telah disampaikan dapat segera terwujud dalam program pembangunan Kabupaten Barito Utara ke depan. (Arnold/red)
Tidak ada komentar