Shalahuddin Pancang Tiang Listrik Pertama untuk 4 Desa di Teweh Timur

redaksi
14 Jan 2026 23:22
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Sejarah baru ditorehkan untuk pemerataan energi di Barito Utara. Bupati H. Shalahuddin secara resmi memancangkan tiang listrik pertama untuk program listrik masuk desa di Kecamatan Teweh Timur, Rabu 14 Januari 2026.

Menurut Shalahuddin, kehadiran listrik disejumlah desa di Teweh Timur adalah kunci pemacu kemajuan.

“Ini menandakan Teweh Timur insyaallah akan lebih cepat maju. Kualitas hidup masyarakat akan meningkat,” tegasnya.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu mengapresiasi komitmen PLN sebagai mitra strategis. Ia menekankan bahwa manfaat listrik jauh melampaui sekadar penerangan, tetapi juga akan mendongkrak pelayanan fasilitas umum seperti Puskesmas dan mendorong ekonomi warga.

Tak hanya itu, Bupati yang dikenal blusukan ini juga mengingatkan syarat mutlak bagi masuknya listrik yakni infrastruktur jalan yang memadai. Ia mencontohkan kondisi di Desa Sikan, Kecamatan Montalat, yang masih terkendala akses jalan.

“Tahun ini jalan menuju Montalat akan kita buka. Saya minta PLN segera pasang listriknya setelah jalan terbuka,” instruksinya.

Selain Bupati, dukungan terhadap langkah transformatif ini disampaikan Plt. Camat Teweh Timur, Mundawan. Ia menyebut pemasangan listrik sebagai tonggak sejarah yang akan mengubah wajah wilayahnya dan membuktikan kehadiran negara hingga pelosok.

Sementara itu, Alqindy, perwakilan Manager UP2K PLN Kalimantan Tengah, menekankan bahwa proyek ini adalah bagian dari misi kemanusiaan.

“Membawa listrik adalah memerdekakan masyarakat dari keterbelakangan. Kami berkomitmen agar desa-desa ini bisa setara majunya dengan wilayah perkotaan,” ujar Alqindy.

Acara bersejarah ini turut disaksikan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis, jajaran Forkopimca, serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagaimana diketahui bahwa pada tahun 2026 ini aliran listrik akan masuk ke sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur seperti Desa Benangen I, Benangen II, Benangen III, dan Desa Sampirang II.

Acara yang diawali dengan ungkapan syukur dan diakhiri dengan doa ini menutup dengan deklarasi resmi dimulainya proyek tersebut.

“Dengan mengucap Bismillah, pemancangan tiang listrik pertama di Kecamatan Teweh Timur saya nyatakan dimulai,” ucap Shalahuddin disambut tepuk tangan riuh. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink