Langkah Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim Berakhir, Suparno Diringkus di Kutai Timur

redaksi
1 Mei 2026 13:16
DAERAH NASIONAL 0 1385
2 menit membaca

MUARA TEWEH-Langkah Suparno alias Mano, salah satu pelaku pembunuhan di perbatasan Kalimantan Tengah-Kalimantan Timur akhirnya terhenti ditangan polisi. Pria usia 45 tahun itu ditangkap di Kutai Timur, Selasa 28 April 2026 sore hari.

Penangkapan Suparno dibenarkan oleh Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febyanto melalui Kasat Reskrim Polres Barut, AKP Ricky Hermawan, Jumat 01 Mei 2026.

“Pelaku atas nama Suparno sudah kita tangkap di Kutai Timur,” ujar Ricky saat ditemui di ruangannya.

Dalam penangkapan Suparno, petugas kepolisian Polres Barut dibantu juga oleh Polres Kutai Timur, Polda Kaltim.

“Kita dibantu juga oleh teman-teman dari Polres Kutim dan Polsek Kombeng,” terangnya.

Saat dilakukan penangkapan, Suparno sedang berada di salah satu pondok yang terletak di lahan belukar.

“Dia tidak melawan saat kita tangkap,” ujarnya.

Saat ditanya terkait pelarian Suparno sebelum tertangkap, Ricky menjelaskan bahwa bahwa pelaku melarikan diri setelah menghabisi para korban.

“Setelah peristiwa pembunuhan itu dia kabur ke Kutai Barat pakai motor. Disana motornya dijual lalu menggunakan travel ke Samarinda, Wahao, Kutai Timur,” ujarnya.

Saat ini, Suparno sudah diamankan di Mapolres Barito Utara untuk proses hukum selanjutnya. Dari hasil pengakuan sementata, tersangka Mano membunuh 3 korban, sedangkan tersangka F membunuh 1 orang. Sementara untuk korban anak kecil masih didalami siapa pembunuhnya.

“Untuk yang membunuh anak kecil ini masih kita dalami. Karena belum ada yang mengakui atau jujur,” ujarnya.

Usai membunuh, Mano mengakui senjata rakitannya dibuang ke Sungai, sedangkan untuk mandau dibawah selama pelarian.

Berdasarkan informasi media ini, Suparno pernah mendapat hukuman pidana ringan atau tipiring tahun 2025. Kala itu, Suparno diduga menampar Ono.

Sebagaimana diberitakan media ini, kasus pembunuhan di perbatasan Kalteng-Kaltim menewaskan lima korban yang merupakan satu keluarga beberapa waktu lalu. Selain itu, satu korban lain mengalami kritis. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page