MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, meminta pengawasan yang konsisten dan menyeluruh terhadap pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung di Kecamatan Montallat. Menurutnya, proyek strategis yang bersumber dari APBD kabupaten ini tidak boleh sekadar cepat selesai, tetapi harus mengedepankan kualitas konstruksi yang terjamin.
Permintaan tegas tersebut disampaikan Wardathun di sela-sela peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin terhadap progres fisik jembatan beberapa waktu lalu. Kehadiran orang nomor satu di daerah itu dinilai sebagai langkah positif untuk memastikan realisasi proyek di lapangan sesuai dengan dokumen perencanaan.
“Kami mengapresiasi Pak Bupati yang turun langsung melihat progres pembangunan. Jembatan ini memiliki peran vital dalam memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi antarwilayah di Kecamatan Montallat,” ujar Wardathun kepada awak media di Muara Teweh.
Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menekankan bahwa fungsi pengawasan dewan tidak boleh berhenti pada angka capaian fisik semata. Ia mengingatkan agar pengawasan mencakup seluruh aspek teknis, mulai dari kesesuaian spesifikasi material, kepatuhan terhadap dokumen kontrak, hingga target waktu penyelesaian yang telah disepakati.
“Sering kali yang terjadi di lapangan adalah kejar setoran. Kita tidak mau proyek besar ini malah menghasilkan infrastruktur yang rapuh. Kualitas harus menjadi perhatian utama karena jembatan ini akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung ini digarap dengan nilai kontrak fantastis, yakni sekitar Rp73,4 miliar. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam kurun waktu 210 hari kalender.
Wardathun berharap, proyek yang menelan anggaran signifikan ini dapat selesai tepat waktu tanpa mengorbankan aspek keselamatan konstruksi. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung di sekitar jembatan agar dampak ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Setelah jembatan berdiri kokoh, akses transportasi akan semakin lancar. Namun, jangan berhenti di situ. Infrastruktur pendukung juga harus diperhatikan agar hubungan antarwilayah benar-benar terbuka dan perekonomian masyarakat berkembang,” pungkasnya.
Tidak ada komentar