MUARA TEWEH — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikannya menyusul langkah Pemkab Barito Utara yang menjajaki kerja sama pendidikan ke Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi berkualitas diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan SDM aparatur yang mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati H. Shalahuddin.
Penjajakan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Senin (12/10/2026), mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kapasitas SDM. Langkah ini membuka peluang bagi ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, S3, hingga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendongkrak kompetensi aparatur sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Melalui penjajakan kerja sama dengan Unpad dan ITB, kami berharap tersedia peluang pendidikan dan pengembangan kompetensi yang lebih luas bagi ASN Barito Utara,” ujar Iman Topik, Selasa (13/10/2026).
Iman menjelaskan, rencana kerja sama ini berlandaskan pada Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pemberian Beasiswa Pendidikan dan Penghargaan Pendidikan. Kebijakan itu menjadi fondasi kuat dalam mendorong pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di daerah.
Masing-masing perguruan tinggi memiliki keunggulan spesifik. Unpad memiliki kekuatan pada bidang kesehatan, hukum, sosial-humaniora, ekonomi dan bisnis. Sementara ITB dikenal kuat dalam bidang sains, teknologi, teknik, perencanaan wilayah, informatika, serta manajemen berbasis teknologi.
“Dengan keunggulan masing-masing perguruan tinggi tersebut, Pemkab Barito Utara diharapkan dapat mengembangkan pola kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan aparatur pada bidang teknis maupun administrasi pemerintahan,” jelasnya.
Bupati menambahkan, penjajakan kerja sama ini perlu ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama agar program yang direncanakan memiliki arah yang jelas, sesuai prioritas pembangunan daerah, serta memperhatikan ketentuan administrasi, pembiayaan, dan persyaratan akademik masing-masing perguruan tinggi. (*)
Tidak ada komentar