Pemkab Barito Utara Gencarkan Sosialisasi Layanan Primer 6 Standar Minimal

redaksi
26 Agu 2026 22:57
2 menit membaca
MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar Sosialisasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula Rumah Jabatan Bupati, Rabu (26/8). Kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam memperluas peran posyandu sebagai pusat layanan dasar terpadu bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, secara resmi membuka kegiatan yang dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah, Camat Teweh Selatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Barito Utara, jajaran TP PKK, serta seluruh kader posyandu se-Kabupaten Barito Utara.
Dalam sambutannya, Maya Savitri menegaskan bahwa posyandu tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi kini memiliki cakupan layanan yang jauh lebih strategis. Terdapat enam bidang utama yang menjadi tulang punggung pelayanan posyandu ILP, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban, serta Sosial.
“Posyandu kini hadir dengan peran yang semakin luas dan strategis sebagai pusat layanan dasar terpadu. Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader Posyandu se-Kabupaten Barito Utara semakin siap dan memiliki pemahaman yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik yang langsung dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat desa,” ujar Maya Savitri dengan penuh semangat.
Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader posyandu yang selama ini telah mengabdikan diri dengan tulus melayani masyarakat. Menurutnya, dedikasi para kader merupakan pilar utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di tingkat akar rumput.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader atas dedikasi dan ketulusannya. Mari terus tingkatkan semangat pengabdian, perkuat kerja sama, dan bersama-sama wujudkan masyarakat Barito Utara yang lebih sehat, sejahtera, dan terlayani dengan optimal!” tegasnya.
Sosialisasi ini diharapkan mampu membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan baru sehingga pelayanan posyandu dapat berjalan lebih terintegrasi, responsif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Dengan perluasan peran ini, posyandu tak lagi sekadar tempat penimbangan balita, melainkan garda terdepan dalam menghadirkan layanan dasar yang menyeluruh dan terpadu bagi seluruh lapisan masyarakat Barito Utara. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink