MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Barito Utara Tahun 2026, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPN 1 Muara Teweh ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi kepanduan tersebut untuk lima tahun ke depan.
Pembukaan musyawarah berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan keluarga besar Gerakan Pramuka. Tampak hadir Wakil Bupati Barito Utara, para asisten Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara, para camat se-kabupaten, majelis pembimbing ranting, perwakilan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah, ketua dan pengurus Kwarcab Barito Utara, majelis pembimbing gugus depan, para pembina pramuka, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa musyawarah merupakan jantung dari kehidupan berorganisasi. Ia menyebut forum tertinggi di tubuh Pramuka ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah strategis untuk merumuskan langkah kongkret pembinaan generasi muda.
“Dalam lingkungan organisasi, forum musyawarah merupakan bagian terpenting dan menjadi sebuah keharusan untuk menentukan arah tujuan organisasi. Hal ini juga berlaku dalam Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Barito Utara yang akan merumuskan rencana program lima tahun ke depan,” ujar Shalahuddin.
Orang nomor satu di Barito Utara itu juga mengingatkan kembali peran vital Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal. Menurutnya, Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, cinta tanah air, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi.
Bupati juga menyoroti aspek kepemimpinan dalam organisasi. Ia menekankan bahwa pergantian kepengurusan yang akan dihasilkan dari muscab ini adalah proses alamiah dan sehat yang harus disambut dengan semangat kebersamaan.
“Setiap organisasi membutuhkan seorang pemimpin yang mampu menjadi nahkoda dalam menentukan arah perjalanan organisasi. Pergantian kepengurusan merupakan proses yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi yang sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Shalahuddin berharap Muscab ke-10 ini dapat menjadi momentum evaluasi dan refleksi yang komprehensif. Ia mendorong seluruh peserta untuk mengupas tuntas program-program yang telah berjalan sekaligus merumuskan inovasi dan terobosan baru yang relevan dengan program pembangunan daerah.
“Melalui Muscab ini kita dapat mengupas tuntas program-program yang telah berjalan, sekaligus merumuskan inovasi dan terobosan baru yang sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen Pramuka untuk bersatu padu mendukung pembangunan daerah. “Mari kita menyatukan langkah dan saling bahu-membahu untuk menciptakan kehidupan masyarakat Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dari acara pembukaan tersebut, Muscab ke-10 Kwarcab Barito Utara diharapkan mampu melahirkan program-program inovatif yang berkesinambungan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter kebangsaan.
Tidak ada komentar