Pemkab Barito Utara Turun Lapangan, Kawal Ketat Pembangunan Jembatan Lemo

redaksi
19 Agu 2026 23:06
2 menit membaca
MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan keseriusannya dalam mengawal proyek strategis. Bupati H. Shalahuddin, S.T., M.T., bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md., langsung turun meninjau progres pembangunan Jembatan Lemo di Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (19/8).
Peninjauan ini bukan sekadar seremonial. Orang nomor satu dan dua di Barito Utara itu dengan saksama memeriksa kondisi lapangan, memastikan fisik pembangunan, serta menggali berbagai kendala teknis yang mungkin menghambat kelancaran proyek. Rombongan yang terdiri dari kepala perangkat daerah, Kepala Desa Lemo, tim pelaksana, dan konsultan pengawas itu tampak serius mencermati setiap detail pekerjaan.
Bupati Shalahuddin menegaskan, Jembatan Lemo bukanlah proyek biasa. Infrastruktur yang membentang di atas Sungai Barito ini merupakan urat nadi konektivitas dan penggerak pertumbuhan ekonomi Barito Utara.
“Saya minta pelaksana terus menggenjot progres. Kejar target, tapi tetap jaga kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja,” tegas Bupati kepada awak media usai peninjauan.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat untuk segera mengoordinasikan setiap kendala yang muncul di lapangan. Menurutnya, solusi cepat atas hambatan teknis adalah kunci agar pembangunan tidak molor.
“Kami akan terus pantau dan evaluasi di lapangan. Jika ada kendala segera koordinasikan, agar cepat kita carikan solusinya. Tujuan kita agar jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menyampaikan pandangan senada. Baginya, pengawasan ketat dan kolaborasi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat adalah resep utama keberhasilan proyek ini.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan tahan lama. Jembatan Lemo ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga simbol kemajuan Barito Utara,” ujar Felix.
Keberadaan Jembatan Lemo diyakini akan membawa dampak besar bagi warga Barito Utara. Selain memperlancar mobilitas antarwilayah, jembatan ini juga akan mempercepat distribusi barang dan jasa serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi keluhan pelaku usaha.
Tak hanya itu, akses menuju Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, pun akan semakin dekat dan mudah dijangkau. Dengan terkoneksinya wilayah secara lebih baik, pertumbuhan ekonomi daerah diyakini akan semakin terdorong, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pemkab Barito Utara berharap seluruh pihak—masyarakat hingga kontraktor—dapat mendukung kelancaran pembangunan ini. Targetnya jelas: jembatan rampung tepat waktu, berkualitas, dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas demi Barito Utara yang semakin maju.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink