Ketua Dekranasda Barut Dukung Penuh Festival Fashion Kalteng 2025

redaksi
13 Des 2025 19:15
BERITA 0 460
2 menit membaca

PALANGKA RAYA– Wastra tradisional Kalimantan Tengah kembali menunjukkan keanggunannya di panggung mode. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah sukses menggelar Dekranasda Kalteng Fashion Festival 2025 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tambun Bungai, Palangka Raya, hari ini. Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen pelestarian budaya sekaligus pendorong industri kreatif lokal.

Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Kalteng. Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Dekranasda Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan produk kriya dan wastra khas daerah, terutama kain Benang Bintik yang menjadi identitas budaya.

Festival ini menampilkan peragaan busana dalam dua kategori utama: kategori umum dan kategori Aparatur Sipil Negara (ASN). Pameran fesyen Benang Bintik sendiri diklasifikasikan lebih detail, melibatkan beragam kelompok usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga ASN. Setiap kelompok menampilkan ragam desain kreatif yang mengangkat kearifan lokal dengan sentuhan modern.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan tujuan utama acara ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya daerah sekaligus mendorong kreativitas para desainer lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya. Ia juga menekankan peran krusial Dekranasda di tingkat kabupaten/kota dalam membina perajin dan mempromosikan produk unggulan.

Menyambut baik penyelenggaraan festival, Ketua Dekranasda Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menilai festival ini merupakan wadah strategis yang multifungsi. “Ini menjadi sarana promosi produk kerajinan lokal yang efektif sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku industri kreatif di seluruh Kalimantan Tengah,” paparnya.

Keikutsertaan Barito Utara dalam ajang bergengsi ini diharapkan dapat memicu semangat para perajin dan desainer lokal di kabupaten tersebut. Dukungan dari pimpinan daerah dianggap vital untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya bakat-bakat baru di bidang fesyen dan kerajinan.

Secara umum, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pamer sesaat. Melainkan, diharapkan dapat mendongkrak popularitas dan nilai ekonomi produk kerajinan lokal Kalteng, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pelaku UMKM dan perajin, serta melestarikan warisan budaya tak benda untuk generasi mendatang. (Old)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page