Safari Ramadhan Pemkab Barito Utara Berpuncak di Kelurahan Jambu

redaksi
13 Mar 2026 09:01
BERITA 0 30
2 menit membaca
MUARA TEWEH– Perjalanan silaturahmi Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) selama bulan suci Ramadhan tahun ini resmi berakhir dengan agenda yang penuh kehangatan. Bertempat di Masjid Babussalam, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Bupati H. Shalahuddin beserta Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan jajaran perangkat daerah menunaikan Safari Ramadhan ke-12 sekaligus terakhir pada Jumat (13/03/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi penutup manis dari rangkaian panjang perjalanan spiritual yang telah menyisir berbagai pelosok daerah. Kehadiran rombongan bupati disambut antusias oleh warga Kelurahan Jambu yang telah lama menantikan momen kebersamaan ini. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para pejabat daerah duduk berdampingan dengan masyarakat dalam satu majelis.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselesaikannya seluruh rangkaian Safari Ramadhan dengan lancar. Ia menegaskan bahwa meskipun secara agenda resmi kegiatan ini berakhir, semangat untuk mendengar dan merespon aspirasi masyarakat tidak akan pernah padam.
“Kegiatan Safari Ramadhan yang kami laksanakan ini telah memasuki titik ke-12 yang merupakan Safari Ramadhan terakhir dari rangkaian kegiatan yang direncanakan sebelumnya. Kami bersyukur perjalanan panjang ini dapat kita selesaikan bersama dengan penuh kebersamaan,” tutur Bupati Shalahuddin di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini menjelaskan bahwa perjalanan selama 12 titik bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Safari Ramadhan kali ini menjadi wadah efektif bagi pemerintah untuk menyerap secara langsung berbagai masukan, keluhan, dan harapan masyarakat dari berbagai lapisan. Semua catatan penting yang diperoleh selama perjalanan akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.
“Perjalanan ini telah memberi kami banyak catatan penting. Semua masukan dari masyarakat di setiap desa dan kelurahan yang kami kunjungi akan kami tindak lanjuti untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.
Penutupan Safari Ramadhan di Masjid Babussalam ini pun menjadi simbol bahwa pemerintah tidak hanya hadir di pusat kota, tetapi juga senantiasa merangkul warganya di mana pun berada, menjadikan momen Ramadhan sebagai penguat ikatan emosional antara pemimpin dan rakyat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink