Sekda Buka Konsultasi Publik Pelebaran Jalan di Muara Teweh

redaksi
3 Jul 2026 18:02
2 menit membaca

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi memulai tahapan awal proyek strategis pelebaran tiga ruas jalan utama di ibu kota kabupaten dengan menggelar konsultasi publik pengadaan tanah, Kamis (2/7/2026). Bertempat di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kegiatan ini menjadi pintu pertama dialog antara pemerintah dan warga terdampak sebelum pembangunan fisik dimulai.

Konsultasi yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs. Muhlis mewakili Bupati H. Shalahuddin itu dihadiri oleh Ketua DPRD Hj. Mery Rukaini, jajaran kepala perangkat daerah, lurah, tim konsultan, hingga masyarakat yang lahannya akan tersentuh proyek pelebaran. Ketiga ruas yang menjadi sasaran adalah Jalan Yetro Sinseng, Jalan Tumenggung Surapati, dan Jalan Pramuka—jalur vital yang menyambungkan kawasan perkantoran, pendidikan, pusat perdagangan, hingga permukiman padat penduduk.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa pelebaran jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak. “Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kendaraan setiap tahun, kapasitas jalan harus ditingkatkan untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan, serta mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang berkelanjutan,” ujar Muhlis membacakan amanat Bupati.

Namun yang paling ditekankan orang nomor satu di Barito Utara itu adalah komitmen pemerintah terhadap keadilan proses. Ia menyadari bahwa pengadaan tanah menyentuh langsung hak-hak warga, sehingga setiap tahapan akan berjalan transparan, terbuka, dan mengedepankan musyawarah sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya memahami bahwa ini berkaitan langsung dengan hak masyarakat. Karena itu, seluruh proses akan kami lakukan secara adil dan penuh dialog,” tegas Bupati dalam pesannya.

Konsultasi publik kali ini pun dimanfaatkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi utuh sekaligus menyampaikan saran, masukan, bahkan keberatan yang akan menjadi bahan pertimbangan pada tahap selanjutnya. Pemerintah berharap kehadiran warga terdampak tidak sekadar menjadi peserta, tetapi juga mitra aktif dalam menentukan masa depan tata kota.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan harapan besar agar seluruh elemen masyarakat memberi dukungan penuh. Menurutnya, suksesnya pembangunan tak hanya bergantung pada anggaran dan rencana teknis, melainkan terutama pada kepercayaan dan partisipasi warga.

“Semoga pembangunan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat saat ini sekaligus menjadi investasi berharga bagi generasi mendatang,” pungkas Sekda Muhlis mewakili Bupati, mengakhiri pembukaan kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink