MUARA TEWEH – Udara pagi yang segar di akhir pekan dimanfaatkan secara maksimal oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. Dengan mengenakan pakaian olahraga ringan dan helm, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Barut itu mengayuh sepeda dalam agenda gowes pagi seraya meninjau langsung kebersihan kota dan pembangunan Siring Waterfront City (WFC), Minggu (7/6/2026).
Bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah, Bupati memulai aktivitas fisik yang menyegarkan ini tepat pukul 07.00 WIB dari halaman Rumah Jabatan Bupati. Namun, di balik gerakan pedal yang teratur, ada misi ganda yang diusung: mempromosikan gaya hidup aktif sekaligus memastikan pelayanan publik di lapangan berjalan optimal.
Di sela-sela mengayuh sepeda melintasi ruas jalan dan kawasan siring, Bupati Shalahuddin menyampaikan ajakan tegas kepada seluruh warganya. Baginya, olahraga bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia yang unggul.
“Saya sengaja memilih gowes agar bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Tapi yang lebih penting, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk menjadikan olahraga sebagai kebutuhan hidup. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa bekerja lebih produktif dan membangun daerah ini bersama-sama,” ujar H. Shalahuddin dengan semangat sembari menyapa warga yang juga tengah berolahraga di sepanjang rute.
Rombongan tidak hanya melintas, tetapi juga berinteraksi hangat dengan para pedagang dan masyarakat yang sedang beraktivitas. Bupati mengamati langsung penanganan sampah dan progres pembangunan infrastruktur kota, namun pesan utamanya tetap mengalir deras: kolaborasi antara pemerintah dan rakyat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya indah, tetapi juga sehat dan nyaman ditinggali.
“Kota yang bersih adalah cerminan masyarakat yang sehat. Mari kita rawat kebersihan ini, dan jangan lupa, awali pekan dengan bergerak. Sehat itu murah, cukup dengan bersepeda atau jalan kaki,” tambahnya.
Kegiatan gowes pagi yang ditutup dengan suasana kekeluargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemimpin di Barito Utara hadir tidak hanya di balik meja rapat, tetapi juga di tengah hiruk-pikuk warga, mengayuh bersama menuju kehidupan yang lebih bugar dan kota yang lebih tertata.
Tidak ada komentar