Bupati Shalahuddin Tebarkan Benih Ikan di DAM Trinsing, Teweh Selatan

redaksi
22 Jul 2026 15:25
2 menit membaca

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, Haji Shalahuddin menebarkan ribuan benih ikan di DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu 22 Juli 2026.

Dalam penebaran benih ikan itu, Shalahuddin didampingi oleh wakil bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis dan sejumlah perangkat daerah Barito Utara.

Dalam sambutannya, mantan Kadis PUPR Provinsi Kalteng itu mengatakan kegiatan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan umum sekaligus meningkatkan populasi ikan di wilayah setempat.

“Restocking benih ikan adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Dengan bertambahnya populasi ikan, kita berharap produktivitas hasil tangkapan masyarakat akan meningkat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para nelayan dan masyarakat sekitar,” ujar Shalahuddin dalam sambutannya.

Selain itu, orang nomor satu di Barito Utara ini juga menyoroti pentingnya pengembangan kelompok pembudidaya ikan melalui penyediaan benih unggul, bantuan sarana prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pendampingan usaha.

“Kabupaten Barito Utara memiliki sumber daya alam yang sangat besar apabila dikelola dengan baik, profesional, dan berkelanjutan. Mari kita manfaatkan potensi perairan yang kita miliki secara bijaksana,” ajaknya.

Pada tempat yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Siswandoyo mengatakan sebanyak 76.000 ekor benih ikan dilepaskan ke perairan Dam Trinsing, Danau Butong, serta sejumlah anak sungai di Barito Utara.

Lanjutnya, jumlah tersebut sengaja disesuaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kabupaten Barito Utara.

“Jenis ikan yang ditebar terdiri dari ikan betok, gurame, patin, dan jelawat yang merupakan ikan endemis asli Kalimantan Tengah,” terangnya saat sambutan.

Pantauan media ini, usai penebaran benih ikan, rombongan Bupati juga membagikan sejumlah alat tangkap ikan kepada para kelompok nelayan. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink