Ketua DPRD Barito Utara Apresiasi Perencanaan Detail Bupati: “Jangan Hanya Seremonial”

redaksi
5 Mar 2026 09:32
2 menit membaca

MUARA TEWEH – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Merry Rukaini, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Balai Antang, Kamis (5/3/2026). Ia secara khusus menyoroti arahan Bupati Shalahuddin yang menekankan pentingnya perencanaan yang terinci dan detail.

Dalam forum yang menjadi momentum penjabaran RPJMD 2025-2029 tersebut, Hj. Merry Rukaini menegaskan bahwa DPRD akan secara konsisten mengawal agar program-program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran.

“Kami di DPRD sangat mendukung penekanan Bapak Bupati agar perencanaan ini tidak hanya seremonial. Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana program-program unggulan dan prioritas ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar politisi Partai Demokrat tersebut.

Ia menyoroti pentingnya sinkronisasi antara perencanaan teknis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan ketersediaan anggaran yang realistis. Hj. Merry Rukaini mengapresiasi langkah Bupati yang secara proaktif memanggil kepala OPD strategis untuk mematangkan skema pekerjaan, termasuk rencana kontrak tahun jamak (multi years contract).

“Ini langkah yang sangat baik. Dengan skema detail hingga akhir masa jabatan, DPRD bisa ikut memastikan anggaran yang dialokasikan setiap tahun sinkron dan berkelanjutan. Jangan sampai ada program yang terputus di tengah jalan karena masalah perencanaan,” tegasnya.

Mengacu pada 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur untuk RKPD 2027, Ketua DPRD secara khusus menyoroti sejumlah proyek strategis. Antara lain pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran jalan, pembangunan sport center, rehabilitasi RSUD, serta normalisasi Sungai Bengaris. Ia berharap proyek-proyek tersebut dapat meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Lebih lanjut, Hj. Merry Rukaini mengapresiasi instruksi Bupati terkait kewajiban penggunaan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk proyek besar dengan nilai kontrak di atas Rp20 miliar.

“Inovasi BIM ini patut kita dukung bersama. Ini sejalan dengan komitmen DPRD mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan teknologi ini, DPRD dan masyarakat bisa ikut mengawasi metode pekerjaan, jumlah tenaga kerja, hingga alat yang digunakan. Ini akan meminimalisir potensi penyimpangan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Ketua DPRD Barito Utara berharap forum Musrenbang dapat menghasilkan kesepakatan yang matang antara eksekutif dan legislatif. Ia menekankan kolaborasi yang kuat sejak tahap perencanaan sebagai kunci utama mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat.

“DPRD siap menjadi mitra kritis dan konstruktif. Kami akan mengawal dari proses perencanaan, penganggaran, hingga monitoring di lapangan. Semoga apa yang dirumuskan hari ini benar-benar menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan Barito Utara,” pungkasnya. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page