DPRD Barito Utara Apresiasi Kaji Tiru ke Bantul, Dorong Tindak Lanjut Konkret

redaksi
7 Agu 2026 12:39
2 menit membaca
BARITO UTARA – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Suhendra, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang melaksanakan kegiatan kaji tiru ke Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, tersebut dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkaya wawasan dan referensi inovasi penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Suhendra, kunjungan ke Bantul bukan sekadar rutinitas, melainkan peluang emas bagi daerah untuk mempelajari praktik terbaik yang telah terbukti berhasil. “Kami mengapresiasi kegiatan kaji tiru ini. Sangat penting untuk membuka wawasan dan mencari referensi inovasi yang bisa kita adopsi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suhendra saat dikonfirmasi di Muara Teweh, Jumat (7/8/2026).
Legislator tersebut menegaskan bahwa hasil kaji tiru tidak boleh berhenti pada tahap pertukaran informasi semata. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengkaji ulang setiap pengalaman yang diperoleh dan menyesuaikannya dengan kondisi serta kemampuan fiskal Kabupaten Barito Utara. “Yang terpenting adalah tindak lanjutnya. Apa yang baik dari Bantul bisa menjadi referensi, namun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan daerah kita. Jangan sampai kegiatan ini hanya seremonial tanpa ada hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan membacakan sambutan tertulis Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, yang menyampaikan bahwa tujuan utama kaji tiru adalah untuk memperoleh wawasan, pengetahuan, dan pengalaman mendalam terkait kebijakan, strategi, serta inovasi yang telah dijalankan Pemkab Bantul.
Sementara itu, Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, memaparkan sejumlah program strategis andalan daerahnya, di antaranya program edukasi pranikah untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian, serta strategi pengelolaan sampah secara terpadu yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Suhendra menilai dua bidang tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Barito Utara. “Ketahanan keluarga adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia. Begitu pula pengelolaan sampah yang membutuhkan sistem, edukasi, dan peran serta masyarakat. Ini layak kita pelajari dan kita lihat kemungkinan penerapannya di Barito Utara,” jelasnya.
Ia berharap hasil kaji tiru ini segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melalui pembahasan mendalam guna menghasilkan rekomendasi program yang realistis dan tepat sasaran. “Harapan kami, ada program atau inovasi konkret yang lahir setelah kunjungan ini. DPRD tentu mendukung penuh selama program tersebut memiliki manfaat jelas bagi masyarakat dan dilaksanakan sesuai aturan serta kemampuan anggaran daerah,” pungkas Suhendra.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink