MUARA TEWEH – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMAN 4 Muara Teweh menghadirkan narasumber istimewa dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, memberikan materi bertajuk Pencegahan Perkawinan Usia Anak kepada para peserta didik baru, Senin (13/7).
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa baru. Dalam pemaparannya, Hj. Maya menekankan pentingnya masa remaja sebagai fase krusial untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
“Masa remaja adalah waktu untuk belajar, berkarya, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Jangan biarkan masa depan terhenti karena keputusan yang diambil terlalu dini,” ujarnya dengan tegas di hadapan para siswa.
Ia mengingatkan bahwa pernikahan di usia anak bukan hanya persoalan individu, melainkan dapat memutus rantai kesempatan untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Menurutnya, generasi muda Barito Utara harus mampu merencanakan masa depan dengan penuh tanggung jawab.
“Pencegahan perkawinan usia anak adalah tanggung jawab kita bersama, dimulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan,” tambah perempuan yang akrab disapa Maya tersebut.
Kepala SMAN 4 Muara Teweh menyampaikan apresiasi atas kesediaan Hj. Maya berbagi ilmu dan motivasi kepada para siswa baru. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
“Kami berterima kasih kepada keluarga besar SMAN 4 Muara Teweh atas kepercayaan yang diberikan. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak kita dalam menggapai masa depan yang lebih cerah,” tutup Hj. Maya.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para siswa baru SMAN 4 Muara Teweh dapat tumbuh menjadi generasi Barito Utara yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menyusun masa depan dengan perencanaan matang tanpa tergesa-gesa mengambil keputusan hidup di usia dini.
Tidak ada komentar