
MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara meningkatkan kesiapan infrastruktur digital menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) setempat memastikan kelancaran jaringan internet di 11 titik lokasi lomba yang akan digunakan pada 14–22 November 2025 mendatang.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan pengerahan tim teknis sejak 27 Oktober 2025 untuk mengoptimalkan konektivitas di seluruh venue. Langkah ini dinilai krusial mengingat MTQH tidak hanya sebagai ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga peristiwa yang membutuhkan diseminasi informasi secara real-time dan luas.
Kepala Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, menegaskan bahwa ketersediaan internet yang memadai dan lancar merupakan bentuk dukungan nyata bagi kelancaran acara. “Ini adalah komitmen kami untuk mendukung kegiatan keagamaan sekaligus penyebaran informasi digital secara luas. Kami ingin memastikan tidak ada hambatan komunikasi selama acara berlangsung,” ujarnya dalam rilis resmi, Jumat (31/10/2025).
Secara teknis, pekerjaan meliputi penarikan kabel fiber optik, penambahan serta penarikan kabel LAN, dan konfigurasi jaringan internet. Hingga saat ini, progres lapangan menunjukkan kemajuan signifikan dengan empat lokasi telah dinyatakan rampung 100 persen.
Keempat lokasi yang sudah tuntas tersebut adalah Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Aula DPRD Barito Utara, Aula Kantor Kecamatan Teweh Tengah, dan Aula Baperinda Barito Utara. Pengerjaan di titik-titik lain terus dilakukan secara intensif untuk memenuhi target sebelum acara dimulai.
Adapun kesebelas titik yang menjadi fokus penguatan jaringan mencakup sejumlah lokasi strategis seperti Gedung LPTQ Barut, Arena Terbuka Tiara Batara, Masjid Raya Syiratalmustaqim, HMS Islamic Center, dan Excellent Futsal Center. Cakupan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang hadir.
Dukungan teknologi diharapkan tidak hanya memfasilitasi komunikasi, tetapi juga mengangkat citra MTQH ke-33 sebagai event yang modern dan terkelola dengan baik. “Kami ingin kegiatan keagamaan ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga informatif. Dukungan teknologi menjadi bagian penting agar informasi dapat tersebar luas,” tambah Ikhsan.
Dengan persiapan yang matang ini, Barito Utara bertekad menjadi tuan rumah yang mampu menyelenggarakan MTQH dengan semangat digital, religius, dan berbudaya, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh kontingen dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. (Old)

You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar