MUARA TEWEH — Duka mendalam menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Barito Utara, Fahrul Rozikin Rijali, berpulang. Kepergiannya meninggalkan kesedihan bagi rekan-rekan sejawat dan pimpinan daerah.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felix dan Sekretaris Daerah, langsung bergerak cepat. Rabu (15/4/2026) sore, rombongan pimpinan daerah melaju menuju rumah duka almarhum. Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kepedulian nyata dari pucuk pimpinan terhadap keluarganya yang tengah berduka.
Suasana haru langsung terasa saat rombongan tiba di lokasi. Keluarga almarhum yang tampak masih dibalut kesedihan menyambut kedatangan Bupati dan jajaran dengan mata berkaca-kaca. Tak banyak kata yang terucap, tetapi kehadiran para pejabat daerah itu menjadi pelipur lara yang tak ternilai.
Bupati Shalahuddin dan rombongan tak hanya sekadar melayat. Mereka turut serta melaksanakan shalat jenazah secara berjamaah. Dalam khusyuknya doa yang dipanjatkan, Bupati memohon agar almarhum Fahrul Rozikin Rijali diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta diampuni segala dosanya.
“Kami sekeluarga besar Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat kehilangan. Almarhum adalah salah satu ASN yang telah mengabdi dengan baik,” ujar Bupati H. Shalahuddin dengan nada sendu usai memimpin doa.
Dalam sambutannya di hadapan keluarga yang berduka, Bupati menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Ia mengakui bahwa kepergian almarhum meninggalkan lubang besar, terutama bagi tim kerja di Bapperida yang selama ini merasakan langsung dedikasi dan keramahan almarhum.
“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya,” tambah Bupati dengan nada penuh haru.
Kehadiran langsung pimpinan daerah beserta jajaran ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Pemkab Barito Utara tidak sekadar slogan. Di momen duka seperti ini, ikatan kekeluargaan antar-ASN justru terasa semakin erat dan kuat.
Setelah prosesi penghormatan terakhir selesai, Bupati dan rombongan masih meluangkan waktu untuk berdialog dan memberikan semangat kepada keluarga almarhum. Tampak Wakil Bupati Felix dan Sekretaris Daerah juga bergantian menghibur anggota keluarga yang masih belum bisa menahan tangis.
Kepergian Fahrul Rozikin Rijali tentu menjadi kehilangan mendalam bagi Bapperida dan seluruh jajaran Pemkab Barito Utara. Namun, kehadiran para pimpinan di tengah duka keluarga menjadi pesan jelas bahwa di Barito Utara, setiap ASN adalah keluarga, baik saat suka maupun duka. (Tim/red)
Tidak ada komentar