Hadapi Era Digital, Ketua PKK Barut Bekali Kader dengan Jurus Public Speaking

redaksi
22 Nov 2025 21:37
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Dalam rangka membekali kader dan aparatur dengan kemampuan strategis di era komunikasi cepat, Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Public Speaking. Acara yang berlangsung di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Siptaka) pada Sabtu (22/11/2025) ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddi.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Kepala Dinas Sosial PMD Barut dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Barut. Turut hadir pula seluruh pengurus TP PKK dari tingkat kecamatan hingga desa, serta perwakilan mahasiswa, yang bersama-sama dilatih oleh para fasilitator ahli di bidang komunikasi publik.

Dalam sambutan pembukaannya, Hj. Maya Savitri menegaskan bahwa pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen untuk meningkatkan kualitas SDM dalam pelayanan publik. “Kehadiran Bapak dan Ibu semua adalah bukti komitmen kita untuk melayani masyarakat dengan lebih profesional, tepat sasaran, dan berintegritas,” ujarnya.

Ia lebih lanjut menekankan bahwa public speaking bukan sekadar soal berbicara di depan umum, melainkan sebuah keterampilan strategis. “Di tengah dinamika sosial dan pesatnya digitalisasi, kader PKK dan ASN harus menjadi penjernih informasi. Kemampuan untuk menjelaskan hal yang rumit menjadi sederhana, tanpa kehilangan makna, adalah kunci komunikasi publik yang efektif,” tegas Hj. Maya.

Menurutnya, keterampilan ini sangat menentukan keberhasilan berbagai program lapangan. Mulai dari menggalakkan kunjungan posyandu, sosialisasi pencegahan stunting, kampanye lingkungan sehat, hingga pendampingan program pemberdayaan ekonomi keluarga, semuanya memerlukan komunikasi yang efektif dan persuasif.

Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk membangun mental dan karakter komunikator yang andal. Para peserta tidak hanya belajar teknik vokal dan retorika, tetapi juga cara mengelola rasa gugup, menguasai bahasa tubuh, menyusun pesan yang logis, dan yang terpenting, berkomunikasi dengan penuh empati di tengah masyarakat. Melalui pembekalan ini, diharapkan kader PKK dan ASN Barito Utara siap menjadi ujung tombak pelayanan dan informasi yang responsif. (Diskominfosandi/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink