DPRD Barut Terus Dorong Pemkab Perkuat Ketahanan Pangan dan Perikanan Melalui HPS dan Harkannas

redaksi
27 Nov 2025 09:16
2 menit membaca

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 dan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 yang dipusatkan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan yang memadukan dua sektor strategis ini mendapat apresiasi tinggi dari legislatif setempat. Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menilai langkah pemerintah daerah dengan menebar 75 ribu benih ikan dan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan langkah strategis.

“Kegiatan restocking benih ikan ini sangat kami dukung karena secara langsung membantu menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di perairan umum maupun budidaya. Ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pembudidaya dan pelaku usaha perikanan,” ujar Taufik Nugraha, Kamis (27/11/2025) di Muara Teweh.

Menurutnya, penebaran empat jenis ikan konsumsi tersebut tidak hanya menambah ketersediaan ikan dalam jangka panjang, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di sektor perikanan. Taufik juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan GPM yang dinilainya mampu membantu masyarakat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami melihat kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Gerakan Pangan Murah sangat membantu menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat,” tegasnya.

Sebagai wujud dukungan nyata, Pemkab Barito Utara menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok masyarakat. Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari bibit sayuran, gabah, kolam terpal, pakan ikan, benih ikan, hingga alat tangkap seperti perahu, speedboat, keramba, dan cooler box. Bantuan kendaraan operasional juga diserahkan kepada dinas terkait untuk mendukung kinerja di lapangan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendongkrak produktivitas masyarakat melalui pemanfaatan teknologi budidaya yang lebih baik dan penggunaan bibit unggul berkualitas.

Ke depan, Taufik mendorong pemerintah daerah untuk memperluas program restocking ikan, meningkatkan pembinaan terhadap UMKM pangan dan perikanan, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Kami di DPRD siap mendukung melalui fungsi pengawasan dan penganggaran. Harapan kami, program seperti ini dapat digelar secara berkelanjutan untuk mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui serangkaian aksi nyata ini, Pemkab Barito Utara bertekad menjadikan sektor pangan dan perikanan sebagai pilar utama dalam membangun ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyaraka

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink