Bupati Barito Utara Bacakan Pidato Mendagri di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30

redaksi
27 Apr 2026 20:24
2 menit membaca
MUARA TEWEH – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 di Kabupaten Barito Utara berlangsung khidmat, Senin (27/4/2026). Bupati Barito Utara, Haji Shalahuddin, bertindak sebagai pembaca pidato Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Bupati membacakan amanat yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional.
“Indonesia adalah negara besar, bukan hanya dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk, tetapi juga dari keragaman budaya, sumber daya alam, dan potensi daerahnya. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan tercapai secara optimal,” demikian kutipan pidato yang disampaikan Bupati di hadapan jajaran Forkopimda, pejabat daerah, serta undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan enam poin strategis yang menjadi perhatian utama dalam harmonisasi kebijakan pusat dan daerah. Di antaranya adalah program prioritas nasional yang mencakup delapan klaster, seperti ketahanan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan penurunan kemiskinan.
Mendagri juga menyoroti masih tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat. Dari 546 daerah di Indonesia, sebanyak 469 di antaranya masuk kategori kapasitas fiskal lemah. Selain itu, masalah sampah lintas daerah menjadi tantangan serius, dengan 16,2 juta ton sampah per tahun tidak terkelola secara agregat.
Bupati Haji Shalahuddin juga mengajak seluruh aparatur daerah untuk meningkatkan kapasitas SDM, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mempercepat digitalisasi pelayanan publik.
“Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan daerah yang lebih baik,” tutup Bupati mengutip amanat Mendagri.
Acara peringatan yang digelar di Muara Teweh tersebut berlangsung penuh khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk kelancaran pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page