MUARA TEWEH– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mempertegas komitmennya dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh warganya. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam audiensi dengan Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, Anurman Huda, di ruang kerjanya, Jumat (21/11/2025).
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam mengoptimalkan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Barito Utara. Kehadiran jajaran pimpinan BPJS Kesehatan Wilayah VIII dan Cabang Muara Teweh menandakan pentingnya sinergi ini.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati H. Shalahuddin menyambut baik dan mengapresiasi kinerja sama yang telah terjalin. “Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran dan keberlangsungan program JKN. Ini adalah amanah untuk memastikan tidak ada satu pun warga Barito Utara yang tertinggal dari perlindungan kesehatan,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang masif hingga ke tingkat akar rumput. “Kolaborasi kita ke depan tidak hanya pada aspek teknis kepesertaan, tetapi yang utama adalah bagaimana pemahaman akan pentingnya JKN ini bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di pelosok desa. Pemahaman yang baik akan mendorong partisipasi aktif,” paparnya lebih lanjut.
Komitmen Pemkab Barito Utara ini bukan tanpa bukti. Dukungan melalui pembiayaan iuran untuk segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan PBI Daerah yang ditanggung APBD telah berkontribusi signifikan. Berkat sinergi ini, Barito Utara berhasil menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) prioritas kategori Madya, dengan cakupan kepesertaan mencapai 100%.
Dalam audiensi yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, serta sejumlah pejabat BPJS Kesehatan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus berkoordinasi meningkatkan mutu fasilitas kesehatan dan merespons cepat setiap tantangan di lapangan. Dengan komitmen pimpinan daerah yang kuat, target untuk meningkatkan keaktifan peserta dari 88% menjadi lebih dari 90% untuk mencapai kategori Utara menjadi lebih realistis untuk diwujudkan. (DiskominfosandiBarut/Arnold/red)
Tidak ada komentar