Muara Teweh – Bukan sekadar duduk di balik meja. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, memilih pendekatan langsung: menyapa sekolah-sekolah di kecamatan, mendengar keluhan para guru, dan mencatat dengan saksama tantangan yang dihadapi di lapangan.
Langkah itu telah dimulai. Dinas Pendidikan menggelar rapat koordinasi bidang pendidikan di Kecamatan Gunung Purei dan Gunung Timang. Hadir dalam pertemuan tersebut para kepala sekolah dari berbagai jenjang, koordinator wilayah (korwil), serta pengawas sekolah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi pendidikan di masing-masing wilayah, sehingga berbagai persoalan yang ada dapat segera diinventarisasi dan dicarikan solusi bersama,” kata M. Iman Topik di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).
Bukan berhenti di dua kecamatan saja. Masih ada tujuh kecamatan lain yang menjadi sasaran kunjungan dan koordinasi dalam waktu dekat. Dalam setiap pertemuan, Dinas Pendidikan biasanya memusatkan kegiatan di satu sekolah, mengundang seluruh kepala sekolah se-wilayah untuk memudahkan koordinasi.
Dari pembahasan di lapangan, sejumlah isu strategis mengemuka: kondisi sarana dan prasarana, kebutuhan tenaga pendidik, perkembangan peserta didik, hingga kesiapan menyambut penerimaan peserta didik baru (PPDB).
“Masukan dari sekolah sangat penting sebagai bahan evaluasi dan dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan layanan pendidikan ke depan,” tegasnya.
M. Iman Topik menegaskan, kemajuan pendidikan tak bisa berjalan sendiri. Butuh sinergi semua pihak. Ia mengajak kepala sekolah, guru, pengawas, hingga masyarakat bahu-membahu mendukung program pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dibuat, tetapi juga oleh komitmen dan konsistensi seluruh pelaksana di lapangan,” ujarnya.
Di sela-sela itu, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pahlawan tanpa tanda jasa yang bertugas di daerah terpencil dan berakses terbatas. Dedikasi mereka, kata dia, menjadi faktor penting dalam memberi kesempatan setara bagi seluruh anak memperoleh pendidikan layak.
“Kami sangat menghargai pengabdian bapak dan ibu guru yang bertugas di daerah terpencil. Semangat dan ketulusan mereka menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Barito Utara,” ungkapnya penuh haru.
Harapan besar pun disematkan. Ia ingin upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat. Kualitas pendidikan di Barito Utara diharapkan kian meningkat, mencetak generasi unggul di masa depan.
“Semoga seluruh anak-anak kita, baik yang berada di perkotaan maupun pelosok desa, dapat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan merata,” pungkasnya.
Tidak ada komentar