Antisipasi Krisis Ganda, Pemkab Barito Utara Genjot Distribusi Air Bersih dan Siaga Karhutla

redaksi
15 Okt 2026 18:48
2 menit membaca

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mengambil langkah cepat dalam menghadapi krisis ganda yang dipicu oleh musim kemarau panjang. Selain memperpanjang status tanggap darurat Karhutla, pemerintah daerah juga menggenjot optimalisasi distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

Hal ini ditegaskan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla dan Dampak Kemarau, Kamis (15/10/2026). Bupati meminta seluruh perangkat daerah (SKPD) dan unsur terkait untuk tetap siaga, bergerak bersama, dan memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah situasi sulit ini.

 

“Kita tidak hanya menghadapi asap, tetapi juga dampak kemarau yang membuat sebagian wilayah kesulitan air bersih. Seluruh jajaran harus bergerak cepat dan memastikan distribusi air bersih tepat sasaran,” ujar Bupati H. Shalahuddin.

 

Status tanggap darurat Karhutla yang diperpanjang selama 7 hari ke depan menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah untuk mengerahkan segala sumber daya yang ada. Pemkab menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga instansi vertikal lainnya.

 

Selain fokus pada pendistribusian air bersih dan pemadaman api, pemerintah daerah juga memastikan logistik dan perlengkapan penunjang bagi tim di lapangan tercukupi. Dengan manajemen krisis yang terkoordinasi, Pemkab Barito Utara optimistis dapat melewati masa darurat ini dengan baik dan meminimalisir dampak buruk terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink