Pemkab Barut Gelar Tes Kebugaran untuk Calon Haji

redaksi
11 Apr 2026 19:56
2 menit membaca
MUARA TEWEH– Sebanyak 113 calon jemaah haji asal Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai menjalani pengukuran kebugaran jasmani. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat penting untuk memastikan kesiapan fisik para calhaj sebelum berangkat ke Tanah Suci pada 2026 mendatang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Barito Utara, Inayastika, menjelaskan bahwa tes kebugaran bukan sekadar formalitas. “Ini indikator penting untuk memastikan calon haji tidak hanya mampu secara finansial dan spiritual, tetapi juga memiliki kesiapan fisik yang baik, khususnya dari aspek kardiovaskular, jantung, dan paru,” ujarnya, Rabu (9/4).
Pelaksanaan tes dilakukan dengan metode berbeda. Untuk calhaj berusia di bawah 60 tahun, digunakan metode Rockport, yakni berjalan cepat atau jogging sejauh 1,6 kilometer. Sementara bagi lansia atau peserta dengan faktor risiko kesehatan, metode yang dipakai adalah jalan selama 6 menit.
“Lewat tes ini, kita bisa mengetahui tingkat kebugaran jemaah, apakah kurang, cukup, baik, atau sangat baik. Hasilnya akan menjadi dasar rekomendasi latihan fisik lanjutan sebelum keberangkatan,” tambah Inayastika.
Sebelum tes dimulai, panitia juga melakukan pemeriksaan awal seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, dan lingkar perut. Langkah ini untuk memastikan keamanan peserta selama mengikuti rangkaian tes.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya mengandalkan kesiapan rohani. “Rangkaian haji seperti tawaf, sa’i, dan wukuf memerlukan stamina prima,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa kondisi kesehatan jemaah bersifat dinamis. “Harus dijaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan, terutama setelah dinyatakan memenuhi istithaah kesehatan hingga menjelang keberangkatan.”
Pariadi juga berpesan agar para calhaj mengikuti tes dengan jujur sesuai kemampuan. “Jangan memaksakan diri. Jadikan hasil tes ini sebagai acuan untuk meningkatkan kebugaran secara bertahap di rumah,” ujarnya.
Inayastika berharap, melalui kegiatan ini, para calon haji Barito Utara bisa mempersiapkan diri secara optimal. “Kami berharap jemaah dapat menjaga dan meningkatkan kebugaran fisiknya, sehingga bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, mandiri, dan meraih haji yang mabrur.”
Acara yang diikuti ratusan calhaj ini merupakan bagian dari pembinaan kesehatan haji oleh tim kesehatan setempat. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Pariadi resmi membuka kegiatan Pengukuran Kebugaran Jemaah Calon Haji Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.
“Semoga seluruh calon haji diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page