Muara Teweh– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Utara bergerak cepat mengantisipasi dampak kabut asap dengan membagikan 1.000 masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di Muara Teweh, Rabu (19/8/2026) petang.
Pembagian yang berlangsung di depan Kantor Dinkes Barito Utara, Jalan Yetrosinseng, itu dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan, Simamoraturahman, didampingi Sekretaris Dinas Zero Sota Rosadi beserta jajaran.
Langkah ini diambil menyusul mulai terlihatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut seiring masuknya musim kemarau. Simamoraturahman menegaskan, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele lantaran ancaman gangguan pernapasan mengintai masyarakat.
“Sekarang memasuki musim kemarau dan kita mulai melihat adanya kabut asap. Ini harus kita antisipasi bersama karena asap bisa berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama pada saluran pernapasan,” ujarnya.
Sebanyak 20 kotak atau 1.000 masker dibagikan kepada pengendara dan warga yang melintas di Jalan Yetrosinseng. Kegiatan serupa juga telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari upaya preventif Dinkes Barut menghadapi potensi kabut asap yang kian mengancam.
Menurut Simamoraturahman, penggunaan masker memang terlihat sederhana, namun efektif mengurangi paparan partikel asap dan debu saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan. Ia pun mengimbau warga untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah jika kondisi udara mulai memburuk.
“Kalau kondisi udara semakin berasap, sebaiknya aktivitas di luar ruangan dikurangi dan tetap menggunakan masker apabila harus keluar rumah,” pesannya.
Tak hanya soal masker, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh selama musim kemarau dan segera memeriksakan diri jika merasakan keluhan pada saluran pernapasan. Dinkes Barito Utara berharap, melalui edukasi dan pembagian masker ini, kesadaran masyarakat meningkat dan risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat ditekan seminimal mungkin.
Tidak ada komentar