Jembatan Sikan 46 Persen, Muara Teweh–Palangka Raya Diproyeksikan 4 Jam

redaksi
6 Okt 2026 21:47
2 menit membaca

MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menggenjot 12 kegiatan prioritas infrastruktur strategis. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pembangunan tiga jembatan besar, yakni Jembatan Lemo Seberang, Jembatan Lahei, dan Jembatan Sikan-Montalat. Kehadiran jembatan tersebut diproyeksikan mempercepat akses Muara Teweh–Palangka Raya dengan waktu tempuh sekitar 4 jam.

Khusus Jembatan Sikan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 46 persen. Jembatan itu didesain dengan Kelas C dengan beban Kelas A, atau mampu menahan beban hingga 50 ton, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat dan truk.

Hal itu terungkap dalam Ekspose Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (06/10/2026). Bupati menyebut infrastruktur menjadi salah satu prioritas untuk membuka konektivitas dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan prioritas lainnya meliputi penataan simpang empat jalan negara, pelebaran jalan dalam kota, penataan kawasan waterfront city, pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di 9 kecamatan, serta penataan dan peningkatan layanan RSUD Muara Teweh,” jelas Bupati Shalahuddin.

Menurut Bupati, seluruh program pembangunan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga memperlancar mobilitas warga dan memperkuat perekonomian daerah.

“Pembangunan kita arahkan untuk pemerataan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink