MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan komitmennya untuk mencerdaskan generasi muda. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memastikan bahwa tidak ada satu pun anak di wilayahnya yang boleh putus sekolah hanya karena terkendala biaya ekonomi.
Jaminan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah di SDN 7 Lanjas dan TK Ceria. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan program revitalisasi sekolah berjalan optimal dan berdampak langsung pada kenyamanan siswa dalam belajar.
“Pendidikan adalah investasi utama masa depan. Pemkab Barito Utara berkomitmen memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya,” tegas Bupati Shalahuddin.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program pendukung. Selain memastikan pembebasan biaya pendidikan, Pemkab Barito Utara juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Bagi peserta didik yang membutuhkan, pemerintah juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah secara personal.
Tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, dalam kesempatan tersebut Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Barito Utara terus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai sektor. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan, layanan kesehatan yang lebih baik, hingga penyediaan air bersih menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Bupati pun mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah. Ia berharap, dengan lingkungan belajar yang lebih baik dan jaminan akses pendidikan, masa depan anak-anak Barito Utara akan semakin cerah. (Adv)
Tidak ada komentar