Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, menekankan bahwa percepatan pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh wajib dilaksanakan secara terencana dengan mengedepankan musyawarah, transparansi, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan strategis guna meningkatkan kelancaran lalu lintas, mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat penataan kawasan perkotaan. Meski demikian, pelaksanaannya harus diiringi komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Hal itu disampaikannya, Selasa (6/10/2026), menanggapi rapat koordinasi lanjutan percepatan pelebaran ruas jalan dalam Kota Muara Teweh yang dipimpin Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di Aula Setda Lantai I, Senin (5/10/2026).
Nurul Anwar menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut. Namun, ia mengingatkan agar proses pembangunan tidak mengabaikan kepentingan warga, terutama pemilik tanah dan bangunan di sepanjang ruas jalan yang direncanakan untuk dilebarkan.
“Pelebaran jalan merupakan langkah penting untuk kemajuan Kota Muara Teweh. Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari bagaimana prosesnya berjalan dengan baik, melalui musyawarah dan tetap menghormati hak-hak masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai, musyawarah harus menjadi landasan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi muncul selama proses pelebaran jalan. Pendekatan dialogis dinilai lebih efektif untuk membangun kesepahaman dan mencegah terjadinya kesalahpahaman antara pemerintah dan warga.
“Pemerintah perlu memastikan masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas dan memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat. Jika ada persoalan di lapangan, mari diselesaikan bersama melalui dialog dan musyawarah, sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan warga,” ujarnya.
Nurul Anwar juga mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi yang melibatkan perangkat daerah terkait dan masyarakat. Ia berharap forum tersebut tidak sekadar menjadi sarana menyampaikan rencana, tetapi juga mampu menghasilkan langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan teknis maupun sosial di lapangan.
Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat perlu terus diperkuat pada setiap tahapan pembangunan. Perencanaan yang matang, keterbukaan informasi, serta pelaksanaan yang sesuai ketentuan menjadi faktor penting untuk memastikan proyek berjalan tertib dan memberikan manfaat optimal.
Lebih lanjut, ia berharap pelebaran jalan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun Kota Muara Teweh yang lebih tertata, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat.
“Harapan kita, pelebaran jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, baik dari sisi kelancaran transportasi maupun pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan harus berjalan, tetapi kepentingan dan hak masyarakat juga harus menjadi perhatian utama,” pungkasnya.
Tidak ada komentar