MUARA TEWEH-Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi berharap tidak Pemungutan Suara Ulang (PSU) setelah Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Barito Utara. Hal ini disampaikan Satriadi saat ditemui media ini usai memantau proses pemungutan suara di TPS 01 Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Sabtu 22 Maret 2025.
“Kita berharap tidak ada PSU setelah PSU,” ujar Satriadi.
Untuk memastikan tidak adanya PSU usai PSU, pihak Bawaslu berupaya melakukan pengawasan secara baik agar proses dan proseduran PSU di 2 TPS di Barut berjalan sesuai aturan dan regulasi yang berlaku.
“Kami Bawaslu memastikan proses dan prosedural PSU ini sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku,” tuturnya.
“Tadi saya juga meminta kawan-kawan untuk mencermati hal-hal yang berkaitan dengan administrasi hingga perhitungan suara nantinya,” tambah Satriadi.
Pantauan media ini, proses pemungutan suara di TPS 01 Kelurahan Melayu dan 04 Desa Malawaken berjalan aman. Pengamanan di dua TPS ini dilakukan secara ketat. Hingga berita ini diterbitkan, proses pemungutan suara masih berlangsung. (Arnold/Red)
Tidak ada komentar