MUARA TEWEH Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mendesak Perum Bulog Sub Divre Muara Teweh untuk memastikan ketersediaan stok beras yang aman dan stabil menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Desakan ini disampaikan menyikapi potensi peningkatan konsumsi beras selama momen penting tersebut.
Sebagai representasi suara rakyat, Patih Herman AB menekankan bahwa stabilitas pasokan beras merupakan elemen krusial dalam menciptakan ketahanan pangan selama periode libur panjang. Menurutnya, kepastian ketersediaan beras akan sangat mempengaruhi stabilitas harga dan ketenangan masyarakat dalam menyambut perayaan.
“Kami mengharapkan Bulog dapat melakukan antisipasi yang komprehensif terhadap kemungkinan peningkatan permintaan beras selama Nataru. Kelancaran distribusi dan kecukupan stok harus benar-benar dipastikan,” tegas Patih Herman AB dalam pernyataannya, 4 Desember 2025.
Lebih lanjut, politisi senior ini mendorong Bulog untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam memantau perkembangan pasokan dan harga beras di pasar. Ia menekankan pentingnya early warning system untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan dalam rantai pasokan beras.
“Perlu ada koordinasi intensif antara Bulog, Dinas Perdagangan, dan aparat terkait untuk memantau pergerakan harga dan ketersediaan beras di pasaran. Tujuannya agar tidak terjadi gejolak yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Patih Herman AB juga menyoroti pentingnya distribusi yang merata hingga ke daerah-daerah terpencil di Barito Utara. Ia meminta Bulog untuk memastikan bahwa seluruh wilayah, termasuk daerah perbatasan dan pedalaman, dapat mengakses beras dengan kualitas baik dan harga terjangkau.
“Pemerataan distribusi menjadi kunci utama. Jangan sampai ada wilayah yang kesulitan mendapatkan beras, sementara di wilayah lain stok menumpuk,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Patih Herman AB berharap kewaspadaan dan kesiapan Bulog dapat optimal dalam mengamankan stok beras. Dengan langkah antisipatif yang matang, diharapkan masyarakat Barito Utara dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan pokok.
“Kami akan terus mengawal isu ini secara serius. Stabilitas pangan merupakan bagian dari komitmen kita dalam menciptakan kesejahteraan dan ketenteraman bagi seluruh masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (Arnold/red)
Tidak ada komentar