MUARA TEWEH– Menggeser rutinitas rapat di balik meja, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memilih pendekatan yang lebih blusukan dan penuh aksi. Bersama sejumlah jajaran pemerintahannya, Bupati secara mengejutkan menaiki sepeda motor untuk meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Lahei, Kamis 4 Desember 2025.
Aksi blusukan menggunakan motor ini bukan sekadar gaya, melainkan pilihan strategis untuk menjangkau lokasi pembangunan yang dinilai lebih efektif. Rombongan kecil tersebut bisa lebih lincah menembus jalur akses menuju proyek yang dikenal berbukit dan memiliki medan yang cukup menantang.
Fokus utama peninjauan adalah memastikan program 100 hari kerja di sektor infrastruktur, khususnya pembangunan jembatan vital ini, berjalan sesuai target dan lancar. Bupati Shalahuddin ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri kondisi di lapangan, mulai dari kesiapan material, tenaga kerja, hingga progres fisik pembangunan.
Namun, kunjungan kerja kali ini tidak hanya berhenti pada infrastruktur. Usai mengecek Jembatan Lahei, Bupati melanjutkan inspeksi mendadak ke sektor lain yang menjadi hak dasar masyarakat.
Rombongan menyambangi fasilitas kesehatan dan pendidikan di wilayah Lahei. Tujuannya jelas: memastikan bahwa warga di kecamatan ini juga mendapatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan yang prima, setara dengan wilayah lain.
Dalam setiap kunjungannya, Bupati terlihat menyapa dan berdialog langsung dengan petugas, tenaga medis, guru, serta beberapa warga. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan umpan balik langsung mengenai kondisi dan kendala yang dihadapi di lapangan.
Aksi blusukan naik motor ini menjadi simbol dan bukti nyata komitmen pemerintahan Shalahuddin. Pesannya tegas: pelayanan dan pembangunan yang merata bukan sekadar wacana di atas kertas, tetapi harus dijemput dengan turun langsung, mendengar keluhan, dan melihat realita sesungguhnya di tengah masyarakat. (Arnold/red)
Tidak ada komentar