Konsultasi ke Kemensos RI, Barito Utara Bakal Punya Sekolah Rakyat

redaksi
31 Agu 2025 16:19
2 menit membaca

JAKARTA– Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kunjungan yang dipimpin oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ini bertujuan untuk mengoordinasikan dan mengonsultasikan proposal pendirian Sekolah Rakyat di wilayahnya.

Pertemuan berlangsung di lantai 5 Gedung Kemensos RI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemkab Barut, antara lain Kepala Dinas Kominfosandi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Pertanahan, serta Kabag Prokopim. Rombongan disambut oleh Pejabat Biro Perencanaan Kemensos RI, Ahmad Juhari.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara, Suparmi A. Aspian, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan upaya untuk menyerahkan proposal pendirian Sekolah Rakyat dan meminta dukungan serta bantuan dari pemerintah pusat.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memajukan masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Barito Utara yang kurang mampu,” jelas Suparmi.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap Kemensos dapat mendukung proposal tersebut sehingga dapat segera direalisasikan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, memaparkan bahwa pemkab telah menyiapkan lahan seluas 9,8 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lokasinya terletak di Jalan Itah Telo, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, yang dekat dengan Kota Muara Teweh.

Ahmad Juhari dari Biro Perencanaan Kemensos RI menyambut baik proposal yang diajukan Pemkab Barut. Ia berjanji akan mempertimbangkan dan memproses proposal tersebut, serta menawarkan bantuan teknis dan dukungan lainnya untuk memastikan keberhasilan program.

Tujuan pendirian Sekolah Rakyat adalah untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas, meningkatkan kualitas SDM, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan nilai-nilai agama.

Sebagai tanda serah terima, Pemkab Barut menyerahkan proposal dan cenderamata secara simbolis kepada Ahmad Juhari. Acara diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat Barito Utara. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink