MUARA TEWEH– Sebanyak 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara ambil bagian dalam SMM–PAMA Healthy Award 2026. Ajang apresiasi kesehatan yang digagas PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan Dinas Kesehatan Barito Utara ini memasuki tahun ketiga.
Partisipasi hampir seluruh Posyandu dan Puskesmas di wilayah tersebut menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan kolektif memperkuat layanan kesehatan dari tingkat tapak.
Sambutan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang dibacakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, menekankan makna di balik penghargaan tersebut.
“SMM–PAMA Healthy Awards bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan wujud dedikasi dan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya melalui penguatan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Sawitri Shalahuddin, turut hadir dan duduk sebagai dewan juri Lomba Inovasi Posyandu.
Di tingkat Puskesmas, tiga lomba dipertandingkan: Lomba Baduta Sehat, Lomba Balita Sehat, dan Lomba Ibu Cerdas. Ketiganya mengukur kualitas pemantauan tumbuh kembang serta kapasitas pembinaan masyarakat.
Di tingkat Posyandu, digelar Lomba Inovasi Posyandu, Lomba Kader Pindar, dan Lomba PMT Sehat. Lomba ini menyasar inovasi layanan, kapasitas kader dalam pendampingan, serta kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat dan tepat sasaran.
Penghargaan khusus “The Most Dedicated Award” diberikan kepada tiga unsur: Kader Posyandu, Tenaga Kesehatan, dan PKK. Mereka dinilai memiliki dedikasi tinggi dan dampak nyata di lapangan.
“Kepada seluruh kader posyandu dan tenaga kesehatan, kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya. Bapak dan Ibu bekerja dalam senyap, jauh dari sorotan, namun kontribusinya sangat nyata bagi masa depan generasi kita,” ucap Abdul Syukur, Manajemen PT SMM.
Di tahun ketiganya, SMM–PAMA Healthy Award 2026 menjadi ruang bertukar praktik baik antar-Puskesmas dan Posyandu. Program ini diharapkan memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan masalah gizi, serta edukasi kesehatan berbasis komunitas di Barito Utara. (Ist/Arnold/red)
Tidak ada komentar