
Kasongan — Duka mendalam menyelimuti rumah duka almarhum Aiptu Yudhi Pradana Putra di Kasongan, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7). Di tengah isak tangis keluarga dan rekan-rekan sejawat, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan tiba untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus membawa kabar penghormatan tertinggi dari pucuk pimpinan Polri.
Didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi almarhum yang gugur dalam tugas mulia memberantas narkoba. Penghargaan itu berupa kenaikan pangkat anumerta satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.
“Kehadiran saya di sini untuk menyampaikan turut belasungkawa dan turut berdukacita kepada keluarga almarhum Yudhi. Selain itu, saya juga membawa pesan dari pimpinan kami tertinggi, yaitu Bapak Kapolri. Beliau menyampaikan turut berdukacita kepada seluruh keluarga besar almarhum serta berpesan agar keluarga tetap sabar, ikhlas, dan semangat,” ujar Irjen Iwan dengan nada penuh haru.
Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa almarhum dinaikkan pangkatnya menjadi Aiptu Anumerta. “Saya juga menyampaikan penghargaan dari Bapak Kapolri, bahwa almarhum dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi menjadi Aiptu Anumerta,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Kapolri juga memberikan perhatian khusus kepada keluarga yang ditinggalkan. Salah satunya berupa prioritas bagi anggota keluarga almarhum yang berminat mengikuti seleksi menjadi Bintara Polri. “Kapolri juga memberikan satu prioritas kepada keluarga apabila ada yang ingin masuk menjadi Bintara Polri,” tambah Kapolda.
Aiptu Yudhi gugur saat menjalankan operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7) dini hari. Dalam insiden tersebut, dua personel lainnya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.
Kapolda menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelamatan kedua anggota yang belum ditemukan. “Fokus saya pertama adalah menyelamatkan anggota saya yang saat ini belum ditemukan,” tegas Irjen Iwan dengan penuh ketegasan.
Penghormatan tertinggi dari Kapolri ini menjadi bukti bahwa pengorbanan Aiptu Yudhi tidak akan pernah dilupakan oleh institusi Polri. Kenaikan pangkat anumerta bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas jasa dan dedikasi seorang pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
Tidak ada komentar