MUARA TEWEH – Kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara dalam menghadapi krisis ganda akibat musim kemarau panjang menuai pujian dari DPRD. Anggota DPRD Barito Utara, Hj. Netty Herawati, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah daerah yang tidak hanya fokus memadamkan Karhutla, tetapi juga menggenjot distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.
Sebagaimana diketahui, dalam Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla dan Dampak Kemarau pada Kamis (15/10/2026), Bupati H. Shalahuddin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Seluruh perangkat daerah diminta bergerak bersama memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, termasuk ketersediaan air bersih di tengah situasi darurat.
Hj. Netty Herawati menilai, langkah responsif ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memahami betul kesulitan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Menurutnya, manajemen krisis yang terkoordinasi akan meminimalisir dampak sosial-ekonomi yang lebih luas.
“Langkah cepat Pemkab untuk memastikan distribusi air bersih tetap berjalan patut diapresiasi. Ini adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap kesulitan rakyat. Saya juga mengapresiasi sinergi antara BPBD, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya dalam menangani situasi ini,” tegas Hj. Netty Herawati.
Ia berharap, dengan perpanjangan status tanggap darurat selama 7 hari ke depan, logistik dan perlengkapan penunjang bagi tim di lapangan serta kebutuhan warga yang terdampak dapat terus terpenuhi secara optimal.
“DPRD akan terus mengawal dan mendukung upaya pemerintah daerah. Kita berharap bencana ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tambahnya.
Tidak ada komentar