Perkuat Sinergisitas Penegakan Hukum, Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah Bersama Kajari Baru dan Kepala PA

redaksi
21 Mei 2026 08:59
2 menit membaca
MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar malam penuh kehangatan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (19/05/2026). Acara ramah tamah ini menjadi momentum penting: melepas dengan hormat Kepala Pengadilan Agama (PA) Muara Teweh yang berpindah tugas, sekaligus menyambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara yang baru.
Suasana kekeluargaan terasa kental sejak pukul 19.30 WIB. Para pejabat daerah, aparat penegak hukum, dan undangan lainnya duduk bersama dalam satu tujuan: memperkuat sinergi demi pembangunan hukum yang berkeadilan.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada H. Mulyadi, yang telah mengabdi selama empat tahun di Muara Teweh. Kini, pria tersebut berpindah tugas ke Kabupaten Kapuas.
“Terima kasih kepada Bapak H. Mulyadi atas kerja sama, dedikasi, dan pengabdian selama 4 tahun ini. Semoga di tempat baru semakin sukses,” ujar Bupati disambut tepuk tangan hangat.
Tak lupa, orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu juga menyambut kedatangan Kajari Barito Utara yang baru, R. Firmansyah. Ia berharap kehadiran Kajari segar dapat mengawal setiap proses pembangunan di daerah agar tetap berada pada rel yang benar.
“Kepada Bapak R. Firmansyah, selamat datang di Barito Utara. Kami berharap dapat terus mengawal kami, sehingga setiap pembangunan di daerah ini berjalan sesuai perundang-undangan,” pesannya.
Acara ramah tamah yang berlangsung hingga larut malam itu diisi dengan dialog santai, saling bertukar cerita, serta komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi antara eksekutif dan aparat penegak hukum. Kehadiran Kajari dan Ketua PA yang baru diharapkan menjadi angin segar bagi kepastian hukum di Barito Utara.
“Sinergi yang baik antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan pengadilan adalah kunci utama menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tutup Bupati.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kebersamaan, mengukuhkan pesan bahwa penegakan hukum di Barito Utara bukan sekadar urusan institusi, melainkan kerja kolektif untuk kesejahteraan rakyat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page