MUARA TEWEH – Sebuah mushaf Al Quran tulisan tangan yang telah berusia lebih dari satu setengah abad menjadi pusat perhatian dalam pameran naskah kuno di Gedung Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Barito Utara. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati, pun angkat bicara. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian warisan budaya tersebut.
Pameran yang berlangsung sejak 24 Februari hingga 13 Maret 2026 itu tidak hanya memamerkan naskah biasa. Salah satu koleksi utamanya adalah Al Quran tulisan tangan karya H.M. Tasin yang telah berusia 156 tahun. Menurut Sri Neni, naskah ini adalah bukti otentik sejarah penyebaran Islam di Bumi Tuntung Pandang.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Dissiptaka yang tidak hanya menyimpan naskah kuno, tetapi juga berani menampilkannya ke publik. Ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya yang patut didukung. Al Quran tulisan tangan 156 tahun ini adalah bukti sejarah penyebaran Islam di Barito Utara yang tak ternilai harganya,” ujar Sri Neni, Senin (16/3/2026).
Politisi perempuan ini juga menyoroti peran besar keluarga di balik selamatnya naskah bersejarah tersebut. Selama lebih dari satu abad, mushaf Al Quran itu dijaga secara turun-temurun—dari anak, cucu, hingga cicit H.M. Tasin. Baru kemudian diserahkan oleh H. Afuw Anwar kepada Dissiptaka Barito Utara.
“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian warisan leluhur. Saya berharap semakin banyak keluarga yang terinspirasi untuk menyerahkan naskah-naskah kuno yang mereka miliki kepada pemerintah agar dapat dirawat dengan baik dan dipelajari oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Tak hanya Al Quran kuno, dua naskah khutbah Idulfitri dan Iduladha yang masing-masing berusia 93 tahun dan 83 tahun juga turut dipamerkan. Kedua naskah itu ditulis oleh H. Abdullah bin H.M. Saleh serta H. Abdul Aziz bin H. Abdurrahim.
Menurut Sri Neni, keberadaan naskah-naskah tersebut menunjukkan bahwa tradisi keilmuan di Barito Utara sudah mengakar kuat sejak puluhan tahun lalu. “Ini harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang,” tutupnya. (Arnold/red)
Tidak ada komentar