Barito Utara Ikut Rakor Penanganan Anak Butuh Perlindungan, Ini Komitmennya

redaksi
11 Jun 2026 13:21
1 menit membaca
MUARA TEWEH– Pemerintah Kabupaten Barito Utara turut serta dalam rapat koordinasi penanganan anak yang memerlukan perlindungan khusus dan rehabilitasi sosial. Rapat digelar secara daring bersama Kementerian Sosial RI, BNPT, Densus 88 Antiteror, Satgas Wilayah Kalimantan Tengah, serta sejumlah instansi terkait pada Senin (8/6/2026).
Dalam pertemuan virtual tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari hasil asesmen terhadap anak-anak yang membutuhkan intervensi, dukungan lintas instansi, hingga rencana tindak lanjut. Langkah ke depan mencakup pendampingan psikososial, rehabilitasi sosial, pemenuhan hak dasar anak, serta berbagai bentuk perlindungan yang diperlukan sesuai kondisi masing-masing anak.
Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, MAP, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung proses pendampingan dan rehabilitasi tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar perlindungan dan pembinaan terhadap anak dapat berjalan optimal.
“Kami pastikan pemda hadir dan bersinergi. Anak-anak yang memerlukan perlindungan harus mendapatkan hak dan pendampingan terbaik,” ujar Muhlis.
Rakor ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat sistem perlindungan anak, khususnya yang berhadapan dengan situasi rentan, serta memastikan tidak ada anak yang terabaikan dalam pemenuhan hak dan pemulihan sosialny

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page