Tajeri dan Nurul Anwar Tampak Hadir, Upacara HUT Kalteng ke-69 di Barut Berlangsung Khidmat

redaksi
23 Mei 2026 22:49
3 menit membaca
Muara Teweh – Suasana khidmat menyelimuti halaman kantor Bupati Barito Utara pada Sabtu pagi, saat Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dirangkaikan dengan Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Kehadiran dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menjadi sorotan utama dalam rangkaian apel bendera tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, DR. H. Tajeri, S.H., MH, S.E., M.M, tampak hadir dengan penuh hormat mengenakan pakaian dinas upacara. Ia didampingi rekannya sesama anggota dewan, H. Nurul Anwar, S.E., M.A.P. Kehadiran kedua wakil rakyat itu langsung menarik perhatian peserta upacara, mengingat peran strategis Komisi III yang membidangi hukum, pemerintahan, dan perundang-undangan di lingkungan legislatif setempat.
Upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara selaku inspektur upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, dimulai dari penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera, hingga mengheningkan cipta yang dipanjatkan untuk para pahlawan dan pendahulu bangsa.
Tampak hadir pula unsur Tripika Kabupaten Barito Utara, para pimpinan perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah kabupaten, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Muara Teweh. Tak ketinggalan, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat turut memadati halaman kantor bupati, menunjukkan semangat kebersamaan lintas elemen.
Dalam sela-sela upacara, DR. H. Tajeri menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya peringatan yang menggabungkan dua momen penting tersebut. Menurutnya, Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah yang ke-69 dan Kebangkitan Nasional yang ke-118 bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat kolektif bagi seluruh komponen bangsa untuk terus membangun daerah dan menjaga nilai-nilai persatuan.
“Hari ini kita memperingati dua sejarah besar. Kebangkitan Nasional mengajarkan kita bahwa semangat persatuan adalah kunci kemerdekaan, sementara usia ke-69 Kalteng adalah bukti perjuangan pembangunan yang tak pernah usai. Kehadiran kami di sini bentuk komitmen DPRD untuk terus mengawal aspirasi rakyat Barito Utara,” ujar Tajeri singkat usai upacara.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Provinsi Kalimantan Tengah. Narasi itu menggambarkan perjalanan panjang provinsi yang dijuluki “Bumi Tambun Bungai” ini, sejak pembentukannya hingga capaian pembangunan saat ini. Para peserta tampak menyimak dengan saksama, terutama para pelajar yang duduk rapi di barisan paling depan.
Peringatan yang berlangsung sekitar satu jam itu ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kemajuan provinsi serta bangsa Indonesia. H. Nurul Anwar, S.E., M.A.P, dalam kesempatan terpisah, berharap momen kebangkitan nasional dan hari jadi provinsi mampu memicu semangat baru bagi seluruh aparatur dan masyarakat Barito Utara untuk bekerja lebih keras lagi, khususnya dalam menyambut tahun politik yang akan datang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page