MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, turun langsung meninjau stok beras di gudang Bulog Muara Teweh, beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang dinamika kebutuhan masyarakat.
Didampingi jajaran pejabat terkait, orang nomor satu di Barito Utara itu menyisir gudang penyimpanan dan memverifikasi jumlah persediaan. Hasilnya? Stok beras tercatat 400 ton—angka yang dinilai lebih dari cukup.
“Kebutuhan masyarakat kita hanya sekitar 100 ton per bulan. Dengan stok 400 ton, aman untuk empat bulan ke depan. Suplai juga berjalan lancar,” ujar Shalahuddin kepada wartawan usai peninjauan.
Tak hanya beras, Bupati juga menyoroti kebijakan pembelian jagung dari petani lokal. Menurutnya, langkah ini menjadi strategi ganda: memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
“Sebagian bahan seperti jagung kita beli dari masyarakat setempat,” tegasnya.
Pemerintah kabupaten pun mengimbau masyarakat agar tak terbawa arus panic buying. Dengan stok yang terjamin dan distribusi terkendali, harga beras di pasaran diharapkan tetap stabil.
Sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani lokal pun terus dijaga. Shalahuddin optimistis, selama kolaborasi ini solid, ketersediaan pangan Barito Utara akan tetap terjaga—hari ini, hingga bulan-bulan mendatang.(*)
Tidak ada komentar