Patih Herman AB Apresiasi Kerja Sama Unpad–ITB dengan Pemkab Barut

redaksi
21 Okt 2026 19:16
2 menit membaca
Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mendorong penjajakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) ditindaklanjuti secara serius dan terencana. Kerja sama itu dinilai menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Dukungan tersebut disampaikan Patih Herman pada Selasa (13/10/2026), menyikapi langkah Pemkab Barito Utara yang menjajaki kerja sama pendidikan dengan dua perguruan tinggi ternama di Jawa Barat pada Senin (12/10/2026).
“Penjajakan kerja sama ini merupakan langkah yang patut didukung. Kami berharap tidak berhenti pada tahap pembicaraan saja, tetapi dapat diwujudkan dalam program nyata yang sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.
Anggota Komisi I DPRD Barito Utara dari Dapil I Teweh Tengah itu menilai, peningkatan kapasitas ASN merupakan kebutuhan penting di tengah tantangan pemerintahan dan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi berkualitas perlu dimanfaatkan untuk menciptakan aparatur yang profesional, berkompeten, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Kerja sama pendidikan, lanjut Patih Herman, dapat membuka kesempatan bagi ASN untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui pendidikan sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), hingga pendidikan dokter spesialis sesuai persyaratan dan kebutuhan daerah. Ia menegaskan, penentuan program pendidikan hendaknya dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga ilmu dan keahlian yang diperoleh dapat langsung mendukung peningkatan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik.
Selain pendidikan formal, ia melihat peluang kerja sama dalam bidang penelitian, pengembangan inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan solusi yang relevan dengan persoalan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.
Meski begitu, Patih Herman mengingatkan agar pelaksanaan program nantinya didukung perencanaan matang. Sejumlah aspek yang perlu diperhatikan antara lain mekanisme seleksi peserta, pembiayaan pendidikan, penentuan program studi prioritas, serta komitmen peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan.
“Investasi di bidang pendidikan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Peningkatan kualifikasi ASN perlu diikuti dengan perubahan kualitas kerja, peningkatan inovasi, serta pelayanan publik yang semakin efektif dan responsif,” katanya.
Ia berharap Pemkab Barito Utara segera merumuskan langkah lanjutan bersama Unpad dan ITB agar peluang kerja sama tersebut menghasilkan program yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas SDM serta percepatan pembangunan daerah. Penguatan kapasitas aparatur, tegasnya, merupakan salah satu fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Barito Utara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink