MBG Perdana di Barito Utara: Nasi Keras Hingga Sayur Pedas Dikeluhkan

redaksi
22 Sep 2025 15:48
DAERAH NASIONAL 0 2340
3 menit membaca

MUARA TEWEH-Program makan bergizi gratis (MBG) sudah mulai dijalankan di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (22/09). Hari pertama, program andalan presiden Prabowo Subianto itu dilaksanakan di SDN 5 Melayu Muara Teweh.

Pada umumnya MBG di SDN 5 Melayu berjalan baik. Namun terdapat satu dua keluhan yang perlu diperhatikan oleh pihak penyedia makanan. Salah satunya terkait nasi yang keras dan adanya cabe pada sayur.

“Benar, tetapi kalau soal nasi itu relatif. Ada satu dua siswa yang mengeluh. Kalau soal cabe mungkin itu bumbu-bumbunya,” ujar Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Melayu Kecek Eta SPd melalui guru kelas IIIB Hulaimi saat ditemui media ini, Senin (22/09) di sekolah.

Lebih lanjut dijelaskan Hulaimi bahwa pihaknya akan menyampaikan kepada pihak terkait untuk dilakukan evaluasi.

“Karena ini hari pertama, mungkin kita kedepan akan kita sampaikan dan evaluasi. Kita juga sudah sebarkan angket jika ada anak-anak yang alergi dengan makanan tertentu,” terangnya.

Terhadap keluhan yang disampaikan, Kepala SPPG Barito Utara Fero saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut dan akan mengkonfirmasi ke pihak sekolah.

“Untuk itu saya belum dapat feedback dari melayu 5 terkait itu pak. Saya akan konfirmasi lagi ke kepala sekolahnya terkait ini pak,” terangnya.

“Terima kasih atas informasinya pak akan jadi perbaikan buat kami untuk kedepannya,” tambahnya.

Pihak penyedia makanan Henny saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi tersebut dan dievaluasi.

“Sudah sampi ke kita tadi kita evaluasi,” ujarnya.

Berkaitan dengan cabe, Henny menjelaskan bahwa dirinya sudah mengkonfirmasi ke bagian dapur namun tidak ada cabe.

“Saya sudah konfirmasi ke bagian dapur tdk ada cabe cuma ada lmbok sayur sebagai pemanis warna,” ujarnya.

Sedangkan terkait nasi, dirinya mengakui hal tersebut karena dingin dan agak keras.

“Mungkin karena dingin sudah jadi agak keras. Tetapi tetap kita evaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Barut Indra Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan program MBG tidak hanya membawa dampak positif bagi asupan gizi anak, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal.

“Alhamdulillah, selain dampaknya untuk anak-anak yang diberi makan, program ini juga menciptakan permintaan yang luar biasa untuk bahan baku makanan. Seluruh sektor bergerak,” ujar Indra.

Menurut Indra, dampak ekonomi yang langsung terlihat adalah terbukanya lapangan kerja baru. Diperkirakan sebanyak 50 hingga 70 tenaga kerja akan direkrut untuk mendukung operasional program ini, memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat.

Kedepannya, program ini akan diperluas. Rencananya pada bulan Oktober atau November mendatang, program serupa akan diresmikan dan dilaksanakan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) setempat.

“Harapan saya, mohon dukungan dari pemerintah, swasta, dan perusahaan untuk program ini karena sangat menguntungkan bagi masyarakat,” tambahnya.

Program ini dirancang untuk berjalan secara berkelanjutan dan akan diberikan setiap hari untuk semua siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Untuk memastikan kualitas dan efektivitas program, akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin.

“Perlu adanya pemantauan di lapangan dan evaluasi seminggu sekali untuk perbaikan-perbaikan, misalnya terkait tata cara, jam distribusi, atau jenis lauk pauk yang disajikan,” jelasnya.

Pada peluncuran hari ini, antusiasme siswa terlihat tinggi. Namun, terlihat juga beberapa kendala kecil, khususnya pada siswa kelas 1 yang masih membutuhkan pendampingan.

“Tadi ada dua anak yang tidak mau makan, mereka perlu diberikan pemahaman dan bimbingan oleh guru atau orang tua karena masih di bawah umur,” ujarnya.

Program makanan bergizi ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mencetak generasi muda Barito Utara yang lebih sehat, cerdas, dan berprestasi, sekaligus menggerakkan geliat ekonomi masyarakat di sekitarnya. (Arnol/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink