Bupati Barito Utara Hadiri Operasi Katarak Gratis yang Diikuti 250 Warga

redaksi
22 Nov 2025 12:23
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Sebanyak 250 warga Barito Utara mendapatkan harapan baru untuk melihat dunia dengan lebih jelas melalui Bakti Sosial Operasi Katarak yang digelar di RSUD Muara Teweh, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dan pihak swasta dalam mengentaskan masalah kebutaan yang sebenarnya dapat disembuhkan.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menekankan pentingnya akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. “Katarak adalah penyebab kebutaan tertinggi yang bisa diatasi dengan operasi sederhana. Kehadiran bakti sosial ini adalah bukti komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tegas Bupati di hadapan para undangan dan peserta.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan jangka pendek, Bupati juga mengumumkan komitmen jangka panjang Pemkab untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. “Agar masyarakat semakin nyaman berobat, pemerintah daerah akan merehabilitasi total RSUD Muara Teweh. Rencananya, rehab besar-besaran ini akan dimulai pada Maret 2026,” tambahnya, disambut antusias oleh para hadirin.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, SKM, dalam laporannya memaparkan detail teknis kegiatan. Ia menjelaskan bahwa seluruh peserta akan melalui proses skrining ketat oleh dokter spesialis mata untuk memastikan kelayakan operasi. “Dari ratusan pendaftar, sebanyak 250 orang telah terdaftar untuk menjalani operasi hari ini. Kami memastikan hanya peserta yang memenuhi kriteria medis yang akan ditindak,” jelas Pariadi.

Bakti sosial yang berlangsung selama satu hari penuh ini seluruh pembiayaannya ditanggung oleh Yayasan Kasih PAMA, menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah dan filantropi. Acara turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran forkopimda, serta perwakilan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata dan Yayasan Kasih PAMA.

Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para peserta operasi dan pemberian plakat penghargaan kepada dr. Diana, Sp.M selaku pimpinan tim dokter dan kepada Bapak Heru Hardoyo selaku Ketua Yayasan Kasih PAMA. Kolaborasi multipihak ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan untuk program-program kesehatan lainnya di masa depan. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink