Muara Teweh – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara secara aktif mendorong adopsi teknologi dalam layanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian Sosialisasi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang menyasar langsung para pelajar tingkat SMA dan SMK di ibu kota kabupaten, Jumat (12/12).
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan secara bergilir di empat sekolah terkemuka, yaitu SMKN 1 Muara Teweh, SMAN 1 Muara Teweh, SMAN 2 Muara Teweh, dan SMAN 4 Muara Teweh. Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi transformasi digital layanan administrasi kependudukan di daerah, yang menggeser paradigma dari layanan konvensional ke berbasis digital.
Inti dari sosialisasi adalah memberikan pemahaman mendalam tentang urgensi dan kepraktisan IKD. Para siswa tidak hanya dikenalkan pada konsepnya sebagai terobosan inovasi pelayanan, tetapi juga mendapat panduan komprehensif. Materi mencakup manfaat IKD dalam kehidupan sehari-hari, langkah-langkah aktivasi yang mudah, serta potensi pemanfaatannya untuk mengakses berbagai layanan publik di masa depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Utara, Hj. Nurhamidah SP., menegaskan bahwa pelajar dipilih sebagai sasaran utama karena dinilai sebagai agen perubahan yang adaptif. “Pelajar merupakan sasaran strategis dalam implementasi Identitas Kependudukan Digital karena memiliki tingkat literasi digital yang baik,” ujarnya di Muara Teweh, Minggu (14/12/2025).
Lebih lanjut, Nurhamidah memaparkan visi jangka panjang dari pengenalan IKD ini. Ia berharap para pelajar dapat menjadi garda terdepan dalam memahami transformasi ini. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya IKD sebagai bentuk transformasi pelayanan. IKD ke depan akan menjadi bagian penting dalam berbagai pelayanan publik berbasis digital,” jelasnya.
Komitmen Disdukcapil tidak berhenti pada kegiatan sekali waktu. Nurhamidah menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjalankan sosialisasi secara berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan. “Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda agar siap menghadapi era pelayanan digital, sekaligus mendukung terwujudnya tertib administrasi kependudukan,” tambahnya.
Antusiasme tinggi menjadi catatan penting dalam kegiatan ini. Baik pihak sekolah maupun para siswa memberikan sambutan positif dan terlibat aktif selama sesi penjelasan dan simulasi penggunaan aplikasi IKD. Respon ini mengindikasikan kesiapan generasi muda Barito Utara untuk bertransisi menuju ekosistem administrasi yang lebih modern dan efisien.
Kedepan, Disdukcapil Kabupaten Barito Utara berharap upaya ini dapat mempercepat adopsi IKD di kalangan generasi muda. Dengan semakin banyaknya pemuda yang memahami dan memanfaatkan layanan digital secara optimal, tertib administrasi kependudukan dan percepatan transformasi digital di daerah pun akan semakin terwujud. (Rizal/red)
Tidak ada komentar