Kolaborasi dan Estetika Jadi Fondasi, Proyek Pelebaran Jalan di Muara Teweh Resmi Dimulai

redaksi
13 Des 2025 19:03
BERITA 0 354
2 menit membaca

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara resmi mengawali sebuah proyek transformasional untuk jantung kota. Proyek pelebaran jalan di pusat Kota Muara Teweh dicanangkan dimulai hari ini, dengan Bupati H. Shalahuddin, ST., MT., secara langsung memimpin langkah awal.

Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi bagi kemacetan dan menjadi pemacu peningkatan kualitas hidup warga melalui aksesibilitas yang lebih baik. “Pelebaran jalan ini merupakan bagian integral dari komitmen Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Bupati Shalahuddin dalam peninjauan lapangan.

Sebelum eksekusi di lapangan, proyek telah melalui tahap persiapan yang matang. Rapat pembagian tugas telah membagi peran spesifik kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) utama: Dinas Perhubungan (Dishub) untuk kajian teknis, Dinas PUPR untuk desain dan pelaksanaan fisik, serta Dinas Perkimtan yang menangani aspek sosial dan ganti rugi lahan. Koordinasi solid dan pelaporan berkala menjadi kunci yang ditekankan tim pelaksana.

Namun, yang menarik perhatian adalah visi Bupati Shalahuddin yang melampaui aspek teknis belaka. Dalam arahan di lokasi proyek, Bupati tidak hanya menekankan kelancaran konstruksi, tetapi juga menitikberatkan pada keindahan dan tata kota.

Dengan menunjukkan referensi desain taman, Bupati memberikan arahan khusus agar proyek ini tidak sekadar membuka ruas jalan yang lebih lebar. “Sebagai bahan dasar pemikiran konsep untuk penataan di pelebaran jalan, desain median jalan, trotoar, dan jenis tanaman yang digunakan harus diperhatikan,” ujarnya.

Arahan ini mengisyaratkan terobosan dalam pendekatan pembangunan infrastruktur di Barito Utara. Proyek pelebaran jalan tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan teknik semata, melainkan sebagai upaya membangun ruang publik yang fungsional sekaligus estetis, menghadirkan ruang hijau yang dapat dinikmati masyarakat.

Sinergi ketiga OPD utama ditambah dengan visi estetika dari pimpinan daerah diharapkan mampu menghasilkan lebih dari sekadar jalan yang lancar. Diharapkan, tercipta sebuah koridor kota yang tertata, hijau, dan nyaman, yang pada akhirnya akan memperindah wajah Muara Teweh serta meningkatkan kenyamanan hidup bagi seluruh warganya. (DiskominfosandiBarut/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page