MUARA TEWEH – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara mengambil langkah proaktif dalam melindungi generasi penerus bangsa. Mereka menggelar Sosialisasi Paham Radikalisme terhadap Anak dan Remaja di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, dalam upaya membentengi kalangan muda dari pengaruh ideologi ekstrem yang mengancam keutuhan bangsa.
Kegiatan yang berlangsung di ibu kota kabupaten tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk para orang tua, tokoh pendidik, serta perwakilan organisasi kepemudaan.
TP PKK Barito Utara sengaja menggandeng berbagai elemen karena menyadari bahwa persoalan radikalisme bukanlah ancaman yang bisa dihadapi secara parsial, melainkan membutuhkan gerakan kolektif dari seluruh komponen masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin dalam sambutannya menegaskan bahwa anak dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan terpapar paham radikal, terutama di era digital saat ini dimana informasi mengalir tanpa batas.
Melalui sosialisasi ini, para peserta dibekali pemahaman tentang ciri-ciri awal paparan radikalisme, metode pencegahan di lingkungan keluarga, serta cara menciptakan ruang dialog yang sehat bagi perkembangan psikologis anak dan remaja.
“Kami berharap seluruh pihak yang hadir dapat berperan aktif dalam menyebarluaskan pemahaman tentang bahaya radikalisme. Upaya pencegahan harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” demikian pernyataan Maya yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Para narasumber yang dihadirkan dalam sosialisasi ini memberikan perspektif komprehensif mengenai radikalisme, mulai dari aspek ideologi, psikologi remaja, hingga peran keluarga sebagai benteng pertama dalam menangkal paham-paham ekstrem. Mereka juga mengupas strategi komunikasi efektif antara orang tua dan anak agar generasi muda memiliki ketahanan mental dalam menyaring berbagai pengaruh negatif dari luar.
Salah satu peserta sosialisasi mengapresiasi langkah TP PKK yang menyentuh isu krusial ini. “Kami sebagai orang tua seringkali bingung bagaimana cara melindungi anak dari pengaruh buruk internet dan pergaulan. Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami tentang tanda-tanda yang harus diwaspadai dan bagaimana mendekati anak dengan cara yang tepat,” ujarnya.
Dengan digelarnya sosialisasi di Balai Antang yang menjadi salah satu ikon kebersamaan masyarakat Barito Utara, TP PKK berharap nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama semakin mengakar kuat. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu menjaga Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tetap aman, damai, dan harmonis sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. (Old)
Tidak ada komentar