Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Barito Utara Dikukuhkan, 60-70 Persen Wajah Baru

redaksi
23 Apr 2026 18:31
DAERAH 0 200
3 menit membaca

MUARA TEWEH-Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tersebar di 9 Kecamatan dikukuhkan di Muara Teweh, Kamis 23 April 2026.

Pengesahan dan pengukuhan 9 PAC tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Dendy Mahaputra dan disaksikan oleh pengurus DPC PDIP Barut serta puluhan kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Dalam arahannya, Dendy menjelaskan bahwa musyawarah anak cabang PDIP Perjuangan merupakan konsolidasi organisasi yang sering dilakukan lima tahun atau 6 tahun sekali.

“Momentum ini untuk menentukan arah kebijakan politik dan organisasi serta memilih pengurus ditingkat kecamatan,” ujar politisi yang saat ini menjadi wakil rakyat Bartim itu membacakan sambutan ketua DPD PDIP Kalteng Yohanes, ST.

“Untuk musyawarah anak cabang kali agak sedikit berbeda karena tidak melibatkan banyak orang atau ramai-ramai serta menyita banyak waktu. Hal ini karena ada perubahan peraturan partai dimana musyawarah yang digelar ini berdasarkan kategori DPC, ada yang kuat, sedang dan lemah. Barito Utara masuk kategori sedang karena jumlah kursi di DPRD hanya 4 dari 25 kursi, sehingga musancab digelar serentak dengan DPD dan DPC,” tambahnya.

Selain menjelaskan terkait peraturan baru PDIP, Dendy juga memberikan sejumlah pesan penting yakni pertama, memperkuat struktur KSB PAC agar bisa merebut kekuasaan secara konstitusional melalui pemilu.

“Yang kedua, yang melakukan penataan struktural partai dengan melibatkan generasi Z dan juga kaum perempuan. Kita butuh juga yang muda secara fisik dan muda secara pemikiran,” tambahnya.

Selain penataan struktural, Dendy juga berpesan terkait strategi untuk memenangkan agenda politik pada 2029 mendatang.

“Kalau ada strategi yang terukur tentu kita yang sekarang 4 kursi DPRD Barut bisa jadi 6 kursi pada 2029 nanti. Bisa ada yang duduk sebagai Bupati atau Wakil Bupati,” ujarnya.

Pesan terakhir yang disampaikan Dendy kepada para pengurus PAC di Barut ialah tentang kedisiplinan kader. Artinya bahwa setiap kader PDIP harus tunduk dan taat pada setiap peraturan partai atau AD/ART partai serta perintah dari pimpinan, dalam hal ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, pada tempat yang sama Ketua DPC PDI Perjuangan Barito Utara, Sastra Jaya, dalam pidato politiknya menerangkan tentang tujuan Musancab yang digelar.

“Tugas kita turun ke bawah melayani masyarakat. Kita harus tahu apa yang diperlukan dan menjadi keinginan masyarakat, lalu sampaikan ke DPRD supaya menjadi kebijakan daerah,” ujar mantan anggota DPRD Barito Utara itu.

“Kalau menang itu bonus. Kita bisa sejahterakan negeri ini. Tidak menang, kita tetap menjadi bagian dari demokrasi. Itu peralihan kekuasaan secara konstitusional,” pesannya.

Sastra Jaya juga menyebut PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang. Tidak didalam pemerintahan, tidak juga oposisi. Akan tetapi sebagai partai penyeimbang.

“Kita wariskan bangsa yang aman dan damai kepada anak cucu. Investasi keamanan dan warisan untuk bangsa. Peralihan kekuasaan harus berjalan aman dan damai,” tambahnya seraya mencotohkan sejumlah kisruh dunia internasional saat ini.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini dari panitia, Pengurus Anak Cabang PDIP Barito Utara yang tersebar di 9 kecamatan berjumlah 81 orang. Setiap PAC terdapat 9 orang.

Berikut daftar ketua PAC se-Barito Utara:

· Gunung Purei: Asmari
· Gunung Timang: Naruk Saritani
· Lahei: Mahendra
· Lahei Barat: Rasidi
· Teweh Baru: Heronimus Utama
· Teweh Selatan: Lukas Wargono
· Teweh Tengah: Aurelia Monika Sari
· Teweh Timur: Ida Wahidah
· Montallat: Henni Mahmudah

Menariknya, sekitar 60–70 persen pimpinan PAC merupakan wajah baru dengan memperhatikan keterwakilan perempuan, generasi Z, lintas suku, dan agama. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page